Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jul 2026 15:31 WIB

Empat Hari Hilang, Pemuda Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai


					Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Babinsa, P2BK, dan warga setempat saat mengevakuasi jasad Robi Ruliansah (31) dari aliran Sungai Cimunjul, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang pulang memancing. Perbesar

Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Babinsa, P2BK, dan warga setempat saat mengevakuasi jasad Robi Ruliansah (31) dari aliran Sungai Cimunjul, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang pulang memancing.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Barupaku, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di aliran Sungai Cimunjul. Korban diidentifikasi sebagai Robi Ruliansah (31), seorang pemuda setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama empat hari berturut-turut.

Jasad pria yang sehari-hari berprofesi sebagai teknisi ponsel dan perakit komputer ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dede (25). Saksi mata tersebut tidak sengaja melihat tubuh korban saat sedang dalam perjalanan pulang setelah memancing.

Saat ditemukan, posisi jasad korban dalam keadaan telungkup di aliran sungai. Kondisi jenazah dilaporkan sudah mulai mengalami pembusukan, yang mengindikasikan bahwa korban diduga telah berada di dalam air selama beberapa hari.

Ayah korban, Heri, mengungkapkan bahwa anak sulungnya tersebut pergi meninggalkan rumah sejak Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Pihak keluarga awalnya tidak menaruh curiga karena tidak ada permasalahan apa pun di internal keluarga sebelum keberangkatannya.

“Pergi juga enggak ada yang tahu dari keluarga mah. Pas hari Selasa itu jam setengah sepuluhan malam saya WA, cuman dia ngasih share lock doang,” ujar Heri saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (12/7/2026).

Titik lokasi terakhir yang dikirimkan oleh korban berada di wilayah Desa Munjul, tepatnya di sekitar Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu). Namun, sesaat setelah mengirimkan lokasi tersebut, ponsel korban mendadak tidak aktif. Sejak saat itu, pihak keluarga kehilangan kontak sama sekali dengan korban.

Heri menambahkan bahwa korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan hampir tidak pernah menginap di luar rumah tanpa kabar. Kendati demikian, sang ibu sempat merasakan firasat dan gelagat tidak biasa dari korban pada pagi hari sebelum ia dinyatakan hilang.

“Enggak ada mengeluh apa-apa, biasa saja. Cuman sama ibunya pagi hari itu dia sempat minta maaf,” tutur Heri.

Merasa cemas karena korban tidak kunjung pulang, pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian mandiri setiap hari hingga malam dengan menyebarkan informasi ke kerabat serta grup pesan singkat. Heri mengaku sangat terpukul saat menerima kabar dari warga bahwa anaknya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Mendapat laporan dari warga terkait penemuan mayat, petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Nagrak, Babinsa, P2BK, pihak Puskesmas, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Proses evakuasi jasad korban berhasil dilakukan pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB dengan menggunakan mobil ambulans Desa Ciambar.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah Robi langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sekarwangi untuk menjalani proses autopsi. Hingga saat ini, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penanganan intensif oleh pihak kepolisian setempat.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Ungkap Jaringan Sabu di Surade dan Ciemas, Tiga Tersangka Diamankan

6 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Tim Satres Narkoba Polres Sukabumi memperlihatkan barang bukti berupa puluhan paket kecil diduga sabu dan berbagai peralatan terkait yang berhasil disita dalam pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika di wilayah Surade dan Ciemas.

Sah! DPRD Kabupaten Sukabumi Tetapkan Perda Disabilitas dan Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

6 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar dan jajaran pimpinan DPRD, termasuk Wakil Ketua II H. Usep, memegang dokumen Berita Acara Persetujuan Bersama atas Perda Disabilitas dan Perubahan KUA-PPAS 2026 usai penandatanganan dalam Rapat Paripurna Ke-13 di Palabuhanratu, Kamis (6/8/2026).

Insiden Pejalan Kaki Tertemper KA Pangrango, PT KAI Tegaskan Larangan Beraktivitas di Jalur Rel

4 Agustus 2026 - 19:19 WIB

DPD JWI Sukabumi Raya Resmi Operasikan Kantor Sekretariat Baru, Utamakan Integritas dan Transparansi Organisasi

4 Agustus 2026 - 18:15 WIB

MOMEN PENTING PERS SUKABUMI: Cut Herlina, selaku Dewan Pengawas Jajaran Wartawan Indonesia (JWI), memberikan sambutan kunci pada acara Peresmian Kantor Sekretariat DPD JWI Sukabumi Raya di Cisaat, Sukabumi, pada Minggu (2/8/2026). Di sampingnya, Ketua DPD JWI Sukabumi Raya, Lutfi Yahya, menunjukkan plakat peresmian. Latar belakang panggung memaparkan visi "Mengabdi untuk Indonesia" dan lima nilai utama organisasi.

Rekonstruksi Pembunuhan di Sagaranten Sukabumi: Terungkap Pelaku Sempat Tusuk Leher Korban dengan Obeng

3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Tersangka Herdiana alias Delon (tengah, berbaju oranye) memeragakan aksi menusuk leher manekin yang merepresentasikan korban Eka Maryani dalam rekonstruksi pembunuhan di halaman belakang Mapolres Sukabumi, Senin (3/8/2026).

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Ke-12: Sepakati KUA-PPAS 2027 hingga Bahas Perubahan Badan Hukum Perumda Tirta Jaya

3 Agustus 2026 - 21:22 WIB

MOMENTUM KESEPAKATAN ANGGARAN. Pimpinan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi memamerkan dokumen Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS TA 2027 setelah prosesi penandatanganan di Ruang Rapat Utama DPRD, Senin (3/8/2026). Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD 2027. (Foto: Dok. DPRD Kab. Sukabumi).
Trending di Sukabumi