Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jul 2026 15:53 WIB

Hanya Tersisa Baju Merah dan Kaos Hitam, Polisi Identifikasi Mayat Kerangka di Sagaranten


					Petugas kepolisian (pakaian Reserse dan Inafis) dibantu aparatur desa setempat melakukan identifikasi awal terhadap sesosok kerangka mayat di Sagaranten, Sukabumi. Perbesar

Petugas kepolisian (pakaian Reserse dan Inafis) dibantu aparatur desa setempat melakukan identifikasi awal terhadap sesosok kerangka mayat di Sagaranten, Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Warga Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang sebagian besar telah membusuk dan menjadi kerangka. Jasad tanpa identitas tersebut ditemukan di kawasan Perkebunan Pohon Jati milik PT. IBP, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, pada Senin (13/7/2026).

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B, S.H., membenarkan adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan kerangka manusia tersebut. Merespons laporan warga, Anggota Unit Reskrim Polsek Sagaranten yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim segera meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah mengalami pembusukan tingkat lanjut dan mengeluarkan bau menyengat. Berdasarkan hasil identifikasi awal di lapangan, bagian wajah hingga paha korban sudah hancur dan hanya menyisakan struktur tulang (kerangka) sehingga sama sekali tidak dapat dikenali secara visual. Namun, petugas masih mendapati sisa jaringan kulit yang menempel pada bagian telapak kaki korban.

Guna kepentingan autopsi dan identifikasi lebih lanjut, Satreskrim Polsek Sagaranten segera mensterilkan area perkebunan jati tersebut, mengamankan TKP, dan mengevakuasi kerangka korban ke RSUD Sagaranten.

Hingga berita ini diturunkan, misteri identitas korban masih belum terkuak karena polisi tidak menemukan satu pun dokumen pengenal atau kartu identitas di sekitar lokasi. Kendati demikian, pihak kepolisian menaruh perhatian besar pada beberapa barang bukti material dan jejak fisik yang ditemukan di dekat kerangka:

  • Pakaian Korban: Polisi berhasil mengamankan sehelai pakaian berwarna merah serta sebuah kaos berwarna hitam yang melekat atau berada di dekat tubuh korban. Pakaian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

  • Jejak Rambut Panjang: Di sekitar area penemuan tulang belulang tersebut, petugas juga menemukan sisa rambut berukuran panjang. Temuan jejak fisik ini menjadi indikasi kuat bagi penyidik dalam mengerucutkan profil gender atau ciri fisik spesifik korban sebelum meninggal.

Himbauan Kepolisian: Polsek Sagaranten mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri mengenakan baju merah, kaos hitam, dan memiliki rambut panjang untuk segera melapor ke mako polsek terdekat atau langsung mendatangi RSUD Sagaranten.

Kasus ini pertama kali terungkap ketika sejumlah warga setempat sedang melakukan aktivitas perbaikan jalan yang lokasinya berada di dekat area perkebunan pohon jati PT. IBP. Saat sedang bekerja, warga mendadak mencium aroma busuk yang sangat tajam menyengat hidung.

Didorong rasa penasaran, para pekerja kemudian berusaha mencari sumber bau tersebut ke dalam area perkebunan. Dari jarak sekitar 4 meter, mereka terkejut melihat sesosok mayat yang sudah mengering dan mengkerangka. Menyaksikan hal mengerikan tersebut, warga tidak menyentuh barang bukti apa pun dan langsung melaporkan temuan itu ke Mapolsek Sagaranten.

Saat ini, pihak Polsek Sagaranten masih terus mendalami kasus ini secara intensif dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi mata pertama, serta menunggu hasil pemeriksaan medis (pakar forensik) guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.(*)

[Aris Jampang]

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Selesai Diperbaiki dengan Konstruksi Besi, Jembatan Kamandoran Cibadak Kembali Beroperasi

13 Juli 2026 - 17:03 WIB

Camat Cibadak, didampingi petugas P2BK Kecamatan Cibadak, melakukan peninjauan akhir pada Jembatan Kamandoran yang baru selesai diperbaiki dengan konstruksi besi kokoh di Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Senin (13/7/2026). Jembatan ini kini siap dibuka kembali dan digunakan sebagai akses vital masyarakat menuju jalan nasional.

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Anggota DPRD Sukabumi Apresiasi Pelestarian Budaya Lewat Lomba Tradisional di Polsek Ciemas

13 Juli 2026 - 16:55 WIB

Neng Evamawati Hidayana (kuning) menerima tumpeng dari anggota Bhayangkari (pink) pada HUT Bhayangkara ke-80 di Ciemas. Kehadiran keluarga anggota DPRD dalam acara Turnamen Bola Voli Piala Kapolsek Ciemas mencerminkan dukungan lintas lembaga dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.

Ketua DPRD Sukabumi Dukung Penuh Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah (GAMAS) Guna Perkuat Karakter Generasi Bangsa

13 Juli 2026 - 16:49 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada salah satu orang tua murid dalam acara peluncuran Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah (GAMAS) di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). Tindakan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap inisiatif tersebut, yang bertujuan memperkuat peran keluarga dalam mendampingi pendidikan anak sejak dini.

Pekerja Terpeleset dan Terjatuh ke Sumur Sedalam 20 Meter di Cireunghas Sukabumi

13 Juli 2026 - 16:42 WIB

Sejumlah petugas gabungan dari P2BK Cireunghas dan Dinas Pemadam Kebakaran memeriksa kondisi lubang sumur sedalam 20 meter di rumah warga Kampung Cilangla, Cireunghas, Sukabumi, Minggu (12/7/2026).

Empat Hari Hilang, Pemuda Asal Ciambar Sukabumi Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai

13 Juli 2026 - 15:31 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, Babinsa, P2BK, dan warga setempat saat mengevakuasi jasad Robi Ruliansah (31) dari aliran Sungai Cimunjul, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang pulang memancing.

Bupati Sukabumi Minta APSI Jadi Motor Penggerak Kualitas Pembelajaran

13 Juli 2026 - 15:18 WIB

Bupati Sukabumi Melantik Pengurus APSI. Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar (kanan, memegang mikrofon), membacakan naskah pelantikan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Sukabumi Periode 2026–2031 di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Senin (13/7).
Trending di Sukabumi