JENTERANEWS.com — Ancaman nyata terhadap keamanan harta benda warga tengah menghantui Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Wilayah ini kini menjadi sorotan tajam menyusul maraknya aksi pencurian hewan ternak yang menyasar kandang-kandang warga secara beruntun.
Kerawanan kamtibmas ini kian meresahkan setelah serangkaian kasus pencurian ternak dilaporkan terjadi dalam waktu yang berdekatan di dua lokasi berbeda. Pada malam Senin, 26 Oktober 2026, sebanyak 6 ekor domba milik seorang warga bernama Bapak Andri di Kampung Datarkaliki raib digondol maling. Tak berhenti di situ, kerawanan serupa kembali berulang di Kampung Rancawiru, di mana sindikat pencuri berhasil membawa kabur total 6 ekor domba milik dua warga lainnya, yakni 5 ekor milik Bapak Acu dan 1 ekor milik Bapak Kayat.
Tingginya tingkat kerawanan di wilayah pedesaan ini memicu alarm darurat bagi warga setempat, mengingat hewan ternak merupakan aset ekonomi utama bagi masyarakat.
Menanggapi situasi yang semakin mengkhawatirkan ini, Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, tidak tinggal diam. Melalui surat pemberitahuan resmi tertanggal 30 Oktober 2026, pihak pemerintah desa mengeluarkan instruksi keras dan imbauan siaga kepada seluruh ketua RT dan masyarakat luas untuk memperketat pengawasan lingkungan demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Dalam instruksi darurat tersebut, Kepala Desa Sinarbentang menekankan tiga langkah preventif utama yang wajib segera diterapkan oleh warga:
- Mengaktifkan kembali Siskamling di lingkungan masing-masing guna memperketat ronda malam.
- Mendokumentasikan ternak beserta pemiliknya bagi setiap warga yang memelihara sapi atau domba.
- Memasang penerangan atau lampu yang memadai di area sekitar kandang ternak untuk mengantisipasi aksi kejahatan di tempat gelap.
Langkah-langkah taktis ini diharapkan mampu membentengi wilayah Desa Sinarbentang dari gelombang pencurian ternak susulan yang terus mengancam ketenangan warga. (*)
[Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















