Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Okt 2026 20:38 WIB

Kandang Ternak Tak Lagi Aman, Gelombang Pencurian Resahkan Warga Sinarbentang Sukabumi


					Kandang Ternak Tak Lagi Aman, Gelombang Pencurian Resahkan Warga Sinarbentang Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com — Ancaman nyata terhadap keamanan harta benda warga tengah menghantui Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Wilayah ini kini menjadi sorotan tajam menyusul maraknya aksi pencurian hewan ternak yang menyasar kandang-kandang warga secara beruntun.

Kerawanan kamtibmas ini kian meresahkan setelah serangkaian kasus pencurian ternak dilaporkan terjadi dalam waktu yang berdekatan di dua lokasi berbeda. Pada malam Senin, 26 Oktober 2026, sebanyak 6 ekor domba milik seorang warga bernama Bapak Andri di Kampung Datarkaliki raib digondol maling. Tak berhenti di situ, kerawanan serupa kembali berulang di Kampung Rancawiru, di mana sindikat pencuri berhasil membawa kabur total 6 ekor domba milik dua warga lainnya, yakni 5 ekor milik Bapak Acu dan 1 ekor milik Bapak Kayat.

Tingginya tingkat kerawanan di wilayah pedesaan ini memicu alarm darurat bagi warga setempat, mengingat hewan ternak merupakan aset ekonomi utama bagi masyarakat.

Menanggapi situasi yang semakin mengkhawatirkan ini, Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, tidak tinggal diam. Melalui surat pemberitahuan resmi tertanggal 30 Oktober 2026, pihak pemerintah desa mengeluarkan instruksi keras dan imbauan siaga kepada seluruh ketua RT dan masyarakat luas untuk memperketat pengawasan lingkungan demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Dalam instruksi darurat tersebut, Kepala Desa Sinarbentang menekankan tiga langkah preventif utama yang wajib segera diterapkan oleh warga:

  • Mengaktifkan kembali Siskamling di lingkungan masing-masing guna memperketat ronda malam.
  • Mendokumentasikan ternak beserta pemiliknya bagi setiap warga yang memelihara sapi atau domba.
  • Memasang penerangan atau lampu yang memadai di area sekitar kandang ternak untuk mengantisipasi aksi kejahatan di tempat gelap.

Langkah-langkah taktis ini diharapkan mampu membentengi wilayah Desa Sinarbentang dari gelombang pencurian ternak susulan yang terus mengancam ketenangan warga. (*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Jaga Kondusivitas Palabuhanratu, Polres Sukabumi Rangkul Komunitas Angkutan Umum

30 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Suasana penuh keakraban saat Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi merangkul pengemudi angkot di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas.

Longsor Terjang Nyalindung Sukabumi: TPT Halaman Rumah Warga Ambruk, Material Sempat Tutup Jalan Desa

30 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) halaman rumah warga yang ambruk di Kampung Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026). Material longsoran sempat menutup akses jalan desa sebelum akhirnya dibersihkan melalui kerja bakti oleh warga bersama unsur gabungan.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Gudang Miras Oplosan di Citamiang, Ratusan Botol dan 75 Liter Cairan Diamankan

30 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Barang bukti berupa 198 botol minuman beralkohol berbagai merek, 83 botol miras oplosan, dan 75 liter miras oplosan dalam galon yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan pelaku berinisial H di kawasan Jalan Otista, Citamiang.

Rumah Warga di Kalapanunggal Sukabumi Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem

30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kondisi rumah milik Bapak Dani di Kampung Cikunten, Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, yang mengalami ambruk akibat cuaca ekstrem pada Kamis (29/10/2026).

Warga Cibeureum Bubarkan Kelompok Berandal Motor, Tiga Motor dan Sajam Diamankan Polisi

29 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Petugas kepolisian bersama warga memeriksa sejumlah unit sepeda motor yang ditinggalkan kelompok berandal motor di kawasan Cibeureum, Kota Sukabumi, Rabu (28/10/2026). Kendaraan tersebut diamankan warga sebelum diserahkan ke Polsek Cibeureum.

Cekcok Soal Keilmuan Batin, Dua Pengurus Padepokan di Ciracap Sukabumi Ditetapkan Tersangka

28 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dugaan penganiayaan pengunjung Padepokan Al Baathin Al Waliyy di Mapolres Sukabumi, Selasa (27/10/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca