Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Sep 2026 07:30 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Cibadak Sukabumi: Polisi Periksa Terlapor, Korban Diduga Lebih dari Satu Orang


					Dugaan Pencabulan Anak di Cibadak Sukabumi: Polisi Periksa Terlapor, Korban Diduga Lebih dari Satu Orang Perbesar

JENTERANEWS.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi tengah mengusut kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Dugaan pencabulan tersebut melibatkan seorang pria lanjut usia berinisial E (65) dengan modus iming-iming uang jajan.

Kasus ini resmi dilaporkan ke Polres Sukabumi berdasarkan Surat Tanda Bukti Lapor (STBL) tertanggal 30 Juli 2026 oleh keluarga salah satu korban dengan pendampingan dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Sukabumi Raya.

Berdasarkan keterangan pendamping hukum dari LKBHMI Cabang Sukabumi Raya, Randi Firmansah, peristiwa ini bermula pada Minggu, 12 Juli 2026. Korban yang merupakan bocah laki-laki berusia 7 tahun saat itu sedang bermain layang-layang bersama rekan-rekannya di lingkungan pemukiman warga.

Terlapor E diduga memanggil korban dan mengajaknya masuk ke dalam rumah dengan iming-iming diberi uang jajan. Di dalam rumah tersebut, terlapor disinyalir melakukan tindakan pencabulan. Setelah melancarkan aksinya, terlapor memberikan uang sebesar Rp10.000 serta mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun.

Sesampainya di rumah, korban menangis dan melaporkan perbuatan tetangganya itu kepada pihak keluarga.

Dalam proses investigasi awal, LKBHMI menemukan dugaan upaya pembungkaman berupa pemberian uang sebesar Rp500.000 dari pihak keluarga terlapor kepada keluarga korban. Barang bukti berupa uang tunai tersebut kini telah diserahkan kepada penyidik Polres Sukabumi sebagai bahan informasi hukum.

Selain itu, hasil penelusuran lingkungan yang dilakukan LKBHMI bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengindikasikan adanya korban lain. Sedikitnya terdapat tiga anak laki-laki lain dengan rentang usia sebaya yang mengaku mengalami perlakuan serupa dari terlapor. Tim pendamping masih melakukan verifikasi karena jumlah korban diduga berpotensi lebih dari tiga orang.

Saat ini perkara berada dalam tahap penyelidikan. Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi telah memanggil terlapor E dan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan resmi.

Di sisi lain, pendampingan psikologis terus dilakukan terhadap korban utama. Kondisi psikologis anak yang sempat mengalami kecemasan dan trauma keluar rumah kini dilaporkan mulai membaik dan sudah kembali bersosialisasi.

LKBHMI menegaskan komitmennya untuk mendampingi proses hukum hingga tingkat pengadilan serta berencana mengajukan permohonan perlindungan saksi dan korban ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Pihak pendamping tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan seluruh proses pembuktian materiil kepada aparat penegak hukum.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca