Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 23 Sep 2026 19:25 WIB

Dugaan Penguasaan Alsintan Viral di Medsos, Petani Milenial Sukabumi Minta Pemkab Turun Tangan


					Tangkapan layar dari video viral di TikTok menunjukkan seorang perwakilan petani milenial Sukabumi menyampaikan permohonan terbuka kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Sukabumi. Perbesar

Tangkapan layar dari video viral di TikTok menunjukkan seorang perwakilan petani milenial Sukabumi menyampaikan permohonan terbuka kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Sebuah unggahan video dari akun TikTok @petani_milenial_sukabumi menjadi sorotan publik di media sosial setelah menampilkan perwakilan petani yang menyampaikan keluhan terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dalam video tersebut, pihak petani memohon agar Bupati Sukabumi dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi segera turun tangan mengevaluasi jajarannya terkait dugaan penguasaan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah.

Dalam video berlatar belakang sebuah unit traktor merah tersebut, perwakilan petani mengungkapkan bahwa alsintan bernilai ratusan juta rupiah yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani diduga sempat dikuasai oleh oknum ketua pertanian di Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Pihaknya mengklaim bahwa unit mesin pertanian tersebut saat ini justru berada di wilayah Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog.

Selain persoalan perpindahan alsintan, perwakilan petani juga menyampaikan kekecewaan atas minimnya respons dari petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cidadap serta UPTD Pertanian wilayah setempat. Berdasarkan pengakuan dalam video tersebut, upaya koordinasi dan konfirmasi yang dilakukan petani melalui telepon maupun pesan singkat tidak direspons, bahkan nomor telepon mereka diduga diblokir oleh oknum petugas.

Atas dasar hal tersebut, mereka mendesak Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi untuk melakukan evaluasi total terhadap BPP Kecamatan Cidadap dan UPTD Pertanian setempat demi memastikan transparansi dan kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi.

Klarifikasi Pihak BPP Cidadap

Menanggapi tuduhan yang beredar, Kepala BPP Kecamatan Cidadap, Bayu Rustandi, membantah keras narasi dalam video viral tersebut. Ia menegaskan bahwa tuduhan mengenai penjualan atau penguasaan ilegal atas unit alsintan tidak mendasar.

“Informasi tersebut tidak valid. Unit masih ada, tidak ada proses penjualan atau pemindahtanganan. Alat tersebut saat ini sedang dikerjakan di tempat lain,” ujar Bayu saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait diharapkan dapat duduk bersama untuk menyelesaikan perbedaan informasi ini, guna memastikan penyaluran dan pemanfaatan bantuan alsintan dari pemerintah dapat berjalan optimal sesuai aturan.(*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Lahan Kebun Bambu Seluas 1 Hektar di Pabuaran Sukabumi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

23 September 2026 - 20:01 WIB

Petugas Damkar

Kebun Bambu Sinarbentang Terbakar Siang Bolong, Tim Gabungan Jinakkan Api

23 September 2026 - 16:18 WIB

Sisa kepulan asap dan lahan bambu yang menghitam pasca-kebakaran di Kampung Cibodas, Desa Sinarbentang, Sagaranten, Sukabumi, Rabu (23/9/2026).

Peras Ketua Kelompok Tani Berkedok LSM KPK, Dua Pria di Sukabumi Ditetapkan Sebagai Tersangka

23 September 2026 - 16:04 WIB

Barang bukti berupa lencana 'KPK' palsu dan sejumlah kartu identitas yang disita Satreskrim Polres Sukabumi dari dua tersangka pemerasan berkedok anggota LSM terhadap ketua kelompok tani di Kabupaten Sukabumi. Di latar belakang tampak suasana ruang pemeriksaan di Mapolres Sukabumi.

Ulah Anak-Anak Bermain Petasan Picu Kebakaran Lahan di Cidadap Sukabumi

23 September 2026 - 15:32 WIB

Situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan rumpun bambu di wilayah Cidadap, Sukabumi, Rabu (23/9). Api yang dipicu oleh petasan yang dilempar ke vegetasi ini berhasil dikendalikan oleh tim gabungan P2BK dan masyarakat dalam waktu satu jam.

Bentrok Mediasi Ormas di Sukalarang Berujung Pemb4c*kan, Polisi Amankan Lima Orang

23 September 2026 - 15:23 WIB

Detik-detik konfrontasi fisik antara sekelompok pria terekam kamera. Seorang pria terlihat mengangkat benda tumpul.

DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Pelepasan 20 Persen Lahan HGU PTPN Cikaso untuk Masyarakat

23 September 2026 - 10:49 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menjalankan fungsi pengawasan terkait pengelolaan HGU PTPN Cikaso seluas hampir 2.000 hektare yang masa berlakunya berakhir pada tahun 2024.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca