Menu

Mode Gelap

Bencana · 1 Mar 2025 21:32 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Cibadak, Satu Rumah Rusak Berat


					Kerusakan parah terlihat pada rumah Setia Budi di Kampung Pintu, Cibadak, akibat terjangan hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu dini hari (1/3/2025). Perbesar

Kerusakan parah terlihat pada rumah Setia Budi di Kampung Pintu, Cibadak, akibat terjangan hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu dini hari (1/3/2025).

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang Kampung Pintu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (1/3/2025) dini hari. Akibatnya, satu unit rumah milik Setia Budi (52) mengalami kerusakan berat.

Menurut laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Daming Supriatna, kejadian ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. “Hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada dini hari tadi menyebabkan rumah Bapak Setia Budi mengalami kerusakan yang cukup parah,” ujar Daming.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cibadak sejak Jumat malam semakin intens pada Sabtu dini hari. Angin kencang yang menyertai hujan menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan dinding rumah Setia Budi. Akibat kejadian ini, 1 KK yang berisikan 1 jiwa terpaksa mengungsi karena rumahnya tidak layak huni.

Tim P2BK Sukabumi segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, LPMK, dan relawan untuk melakukan asesmen ke lokasi kejadian. Mereka juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

“Kami telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera memberikan bantuan kepada korban,” kata Daming.

Saat ini, korban membutuhkan bantuan mendesak berupa material bangunan untuk memperbaiki rumah, sandang, dan terpal. Kondisi cuaca di lokasi saat ini mendung, dan tim terus memantau perkembangan situasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat musim hujan. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang agar dapat segera ditangani.(HM)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lahan Kebun Bambu Seluas 1 Hektar di Pabuaran Sukabumi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

23 September 2026 - 20:01 WIB

Petugas Damkar

Dugaan Penguasaan Alsintan Viral di Medsos, Petani Milenial Sukabumi Minta Pemkab Turun Tangan

23 September 2026 - 19:25 WIB

Tangkapan layar dari video viral di TikTok menunjukkan seorang perwakilan petani milenial Sukabumi menyampaikan permohonan terbuka kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Sukabumi.

Kebun Bambu Sinarbentang Terbakar Siang Bolong, Tim Gabungan Jinakkan Api

23 September 2026 - 16:18 WIB

Sisa kepulan asap dan lahan bambu yang menghitam pasca-kebakaran di Kampung Cibodas, Desa Sinarbentang, Sagaranten, Sukabumi, Rabu (23/9/2026).

Peras Ketua Kelompok Tani Berkedok LSM KPK, Dua Pria di Sukabumi Ditetapkan Sebagai Tersangka

23 September 2026 - 16:04 WIB

Barang bukti berupa lencana 'KPK' palsu dan sejumlah kartu identitas yang disita Satreskrim Polres Sukabumi dari dua tersangka pemerasan berkedok anggota LSM terhadap ketua kelompok tani di Kabupaten Sukabumi. Di latar belakang tampak suasana ruang pemeriksaan di Mapolres Sukabumi.

Ulah Anak-Anak Bermain Petasan Picu Kebakaran Lahan di Cidadap Sukabumi

23 September 2026 - 15:32 WIB

Situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan rumpun bambu di wilayah Cidadap, Sukabumi, Rabu (23/9). Api yang dipicu oleh petasan yang dilempar ke vegetasi ini berhasil dikendalikan oleh tim gabungan P2BK dan masyarakat dalam waktu satu jam.

Bentrok Mediasi Ormas di Sukalarang Berujung Pemb4c*kan, Polisi Amankan Lima Orang

23 September 2026 - 15:23 WIB

Detik-detik konfrontasi fisik antara sekelompok pria terekam kamera. Seorang pria terlihat mengangkat benda tumpul.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca