Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Sep 2026 17:40 WIB

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa


					Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menegaskan pentingnya penguatan komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan angka stunting di daerah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara secara virtual.

Kegiatan yang berlangsung di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/9/2026), turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Rakor tingkat regional ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Setwapres selaku Wakil Ketua Pelaksana TPPS Bidang Advokasi dan Komitmen Kepemimpinan, Eddy Cahyono Sugiarto. Dalam arahannya, Eddy menekankan pentingnya memastikan seluruh kelompok sasaran memperoleh intervensi yang tepat dan berkualitas.

Ia mengungkapkan, angka stunting nasional saat ini tercatat sebesar 19,8% dan harus terus ditekan guna mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Pihaknya juga mengingatkan agar komitmen penanganan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan saja, melainkan ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan penguatan koordinasi di daerah.

Sementara itu, Asisten Deputi Kesehatan, Gizi, dan Pembangunan Keluarga Setwapres, Mita Aprianti, menjelaskan bahwa rakor tersebut merupakan bagian dari mandat Sekretariat Wakil Presiden dalam mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Menurutnya, kepemimpinan dan komitmen kuat dari kepala daerah sangat krusial agar isu stunting tetap menjadi prioritas utama pembangunan.

“Forum ini menjadi ruang untuk menyinkronkan kebijakan, bertukar pengalaman, serta mengidentifikasi kendala pelaksanaan program di daerah,” ujar Mita.

Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati H. Andreas menyatakan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi merupakan program prioritas daerah yang selaras dengan visi penyiapan sumber daya manusia berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045. Untuk mewujudkannya, ia menginstruksikan agar kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diperkuat hingga tataran pemerintahan terbawah, yakni tingkat desa.

“Yang harus ditekankan adalah kerja sama antar-OPD, sampai nanti ke tingkat desa,” tegas Andreas. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat mendongkrak efektivitas program pencegahan di lapangan secara berkelanjutan.

Rangkaian Rapat Koordinasi Teknis regional ini turut diisi dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan dan percepatan penurunan stunting sebagai wujud nyata kesiapan daerah dalam mengimplementasikan kebijakan strategis nasional tersebut.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca