Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Jan 2025 10:18 WIB

Longsor dan Angin Kencang Terjang Kabandungan, Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak


					Kondisi rumah warga di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, yang rusak akibat terjangan angin kencang pada Kamis (23/1/2025). Bencana ini juga menyebabkan longsor di wilayah tersebut. Perbesar

Kondisi rumah warga di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, yang rusak akibat terjangan angin kencang pada Kamis (23/1/2025). Bencana ini juga menyebabkan longsor di wilayah tersebut.

JENTERANEWS.com – Bencana longsor dan angin kencang menerjang Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/1/2025) pukul 14.30 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir menjadi penyebab utama kerusakan yang melanda beberapa desa, termasuk Desa Cianaga dan Desa Tugubandung.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan, Yusuf, melaporkan bahwa total delapan rumah mengalami kerusakan, dengan rincian tiga rumah rusak sedang dan lima rumah rusak ringan.

Di Desa Cianaga, longsor terjadi di Kampung Jabon RT 04/02. Material longsor dengan panjang 4 meter dan tinggi 3 meter merusak rumah milik Mardi, yang dihuni oleh lima jiwa. “Dinding rumah sepanjang 12 meter jebol dan menimpa berbagai peralatan rumah tangga seperti elektronik, lemari, dan kursi,” ungkap Yusuf pada Jumat (24/1/2025).

Sementara itu, angin kencang memorak-porandakan atap rumah di beberapa lokasi di Desa Tugubandung. Di Kampung Cisasah RT 01/08, dua rumah milik Iting (5 jiwa) dan Enar (2 jiwa) terdampak. Kemudian, di Kampung Cicadas RT 05/04, satu rumah milik Dede (2 jiwa) juga mengalami kerusakan. Dampak terparah terjadi di Kampung Tugu RT 04/02, di mana dua rumah rusak sedang dan dua rumah rusak ringan, masing-masing milik Ani (7 jiwa), Amir (2 jiwa), M Topan (3 jiwa), dan Dedih (6 jiwa).

“Warga terdampak mengungsi sementara di tempat yang lebih aman,” kata Yusuf, mencontohkan keluarga Ani yang terdiri dari 7 jiwa mengungsi.

Tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Tagana, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, Babinsa, Trantib, Linmas, dan TKSK telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi. “Cuaca saat asesmen masih hujan dan beberapa rumah yang rusak ditutup sementara menggunakan plastik atau terpal bekas seadanya,” imbuh Yusuf.

Bantuan mendesak sangat dibutuhkan oleh warga terdampak, antara lain: Sembako: 10 paket, Peralatan rumah tangga: 10 paket, Karung: 600 unit, Terpal: 8 unit, Material bangunan (genteng, kayu, paku, dll.)

Yusuf  mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama hujan yang disertai angin kencang dan petir.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tingkatkan Akurasi Data dan Efisiensi Kerja, Tim R&D DPC IPeKB dan DPPKB Kab. Sukabumi Luncurkan Aplikasi SIKINCLONG

27 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Jajaran DPPKB Kabupaten Sukabumi saat mengikuti sesi presentasi sistem SIKINCLONG—inovasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan akurasi data dan percepatan penurunan stunting.

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka

26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca