Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Sep 2026 08:59 WIB

Ngamuk hingga Rampas Ponsel Guru, Oknum Wartawan Pemeras Sekolah di Sukabumi Ternyata Pemakai Sabu


					Tangkapan layar dari video yang viral memperlihatkan oknum wartawan berinisial AS (46) saat sedang mengamuk dan mengacungkan jari telunjuknya ke arah kepala sekolah SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial. Perbesar

Tangkapan layar dari video yang viral memperlihatkan oknum wartawan berinisial AS (46) saat sedang mengamuk dan mengacungkan jari telunjuknya ke arah kepala sekolah SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial.

JENTERANEWS.com -Seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan berinisial AS (46) ditangkap aparat kepolisian setelah mengamuk dan melakukan upaya pemerasan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (31/8/2026). Insiden arogansi yang viral di media sosial ini berujung pada penemuan fakta mengejutkan oleh pihak kepolisian: pelaku terkonfirmasi positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Kepala SDN Sukaraja 2, Siti Julaeha, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat AS mendatangi sekolah untuk menagih “uang bulanan” sebesar Rp 100.000 dengan dalih biaya langganan media. Pihak sekolah menolak permintaan tersebut secara halus lantaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum cair dan para guru sedang tidak memegang uang tunai.

Penolakan tersebut direspons AS dengan luapan emosi. Pelaku membentak dan menunjuk-nunjuk kepala sekolah secara brutal. Aksi memalukan ini terjadi pada jam pelajaran olahraga dan disaksikan langsung oleh para siswa serta wali murid yang sedang berada di area penjemputan.

Tindakan pelaku tidak berhenti pada kekerasan verbal. Hendriani, seorang guru PNS di sekolah tersebut, nyaris menjadi korban penganiayaan fisik saat berupaya mendokumentasikan aksi pelaku menggunakan telepon selulernya.

Pelaku yang menyadari dirinya direkam langsung menyerang Hendriani dan merampas ponselnya. Beruntung, satpam sekolah dengan sigap melerai dan merebut kembali ponsel tersebut, meski AS terus memberontak dan mencoba melayangkan pukulan balasan.

Kehadiran AS ternyata telah lama menjadi keresahan institusi pendidikan di wilayah Sukaraja. Selain uang langganan, pelaku kerap memeras pihak sekolah dengan berbagai dalih irasional, seperti meminta dibelikan anting untuk anaknya, biaya hajatan, hingga peringatan hari kematian orang tuanya. Pihak SDN Sukaraja 2 secara konsisten menolak permintaan tersebut karena melanggar aturan administrasi keuangan sekolah.

Mendapat laporan dari pihak sekolah, jajaran Polsek Sukaraja bersama Dinas terkait dan Kapolres langsung bergerak cepat mengamankan pelaku. Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaeni, memaparkan sejumlah temuan dari hasil pemeriksaan awal:

  • Positif Psikotropika: Tes urine yang dilakukan bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) membuktikan AS positif menggunakan *amphetamine* (sabu).
  • Ancaman Pidana: Terduga pelaku disangkakan dengan Pasal 483 KUHP dan Pasal 448 KUHP juncto Pasal 126 KUHP.
  • Sanksi Hukum: AS terancam hukuman kurungan maksimal 4 tahun penjara.
  • Pengembangan Kasus:Polisi tengah mendalami motif serta mengumpulkan keterangan saksi untuk menyelidiki sekolah-sekolah lain yang turut menjadi korban pemerasan pelaku.

Langkah cepat aparat kepolisian dan pendampingan yang diberikan berhasil mengembalikan rasa aman bagi para pendidik di SDN Sukaraja 2, yang sebelumnya sempat diliputi ketakutan untuk melaporkan aksi premanisme berkedok jurnalistik tersebut.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 106 kali

Baca Lainnya

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Diduga Terlindas Truk Tabrak Lari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pemotor Alami Luka pada Kaki

21 September 2026 - 14:57 WIB

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota menandai lokasi terjadinya kecelakaan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan truk tak dikenal yang melarikan diri usai insiden.

Disdik Kabupaten Sukabumi Perkuat Pembinaan PAUD dan Akurasi Dapodik di Wilayah Dapil VI

21 September 2026 - 08:34 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena bersama jajaran pejabat Disdik, penilik, pengawas, serta pengelola lembaga PAUD dan PNF se-Dapil VI berfoto bersama pada Rapat Koordinasi Pembinaan di kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (20/9/2026).

Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Sidak Gabungan, 50 Warga Binaan Diperiksa Urine

21 September 2026 - 08:10 WIB

Tim gabungan Lapas Sukabumi, TNI, dan Polri melakukan penggeledahan kamar hunian warga binaan untuk memastikan kondisi lapas aman, tertib, dan bebas dari narkoba dalam sidak gabungan, Sabtu (19/9/2026) malam.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca