Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Okt 2026 07:32 WIB

Polres Sukabumi Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Bawah Jembatan Tol Bocimi


					Petugas Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap penemuan jenazah tanpa identitas di area semak-semak bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Desa Ciambar, Sukabumi, Selasa (29/9). Jenazah ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut. Perbesar

Petugas Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Sukabumi melakukan pemeriksaan luar dan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap penemuan jenazah tanpa identitas di area semak-semak bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Desa Ciambar, Sukabumi, Selasa (29/9). Jenazah ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut.

JENTERANEWS.com— Unit Identifikasi dan piket fungsi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi bersama personel Polsek Nagrak menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) menyusul ditemukannya sesosok mayat tanpa identitas di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Kampung Ciambar Kolot, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026).

Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat berinisial Jaji saat perjalanan pulang seusai memotong rumput pada pukul 07.30 WIB. Saksi yang mendapati kecurigaan melihat objek terbaring di bawah jembatan lantas mendekati lokasi dan memastikan objek tersebut merupakan jenazah manusia.

Usai mendapati temuan tersebut, Jaji segera memberitahu warga sekitar dan melaporkannya ke perangkat desa sebelum diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 10.00 WIB langsung mengamankan area TKP, melakukan pemeriksaan luar awal terhadap korban, menyusun dokumentasi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Sukabumi IPTU Dudi Suharyana, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa penemuan jenazah tersebut.

“Benar, personel kami telah melakukan olah TKP terkait penemuan sesosok mayat yang hingga saat ini belum diketahui identitas maupun jenis kelaminnya,” ujar IPTU Dudi.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, kondisi jenazah diketahui telah mengalami pembusukan lanjut (advanced decomposition). Jasad berada sekitar tujuh meter dari badan jalan utama, persis di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69. Akses menuju lokasi tergolong terbatas karena berjarak sekitar 500 meter dari permukiman warga dan hanya dapat dilalui menggunakan jalan setapak.

“Untuk memastikan identitas serta mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani prosedur pemeriksaan medis mendalam dan autopsi,” jelas Kasat Reskrim.

IPTU Dudi menegaskan bahwa jajarannya telah menjalankan serangkaian tindakan kepolisian secara terprosedur, mulai dari pengamanan TKP, identifikasi fisik luar, pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari saksi-saksi, hingga pengawalan jenazah untuk keperluan pemulasaraan dan autopsi.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan intensif guna menguak identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat untuk segera berkoordinasi dengan Polres Sukabumi atau polsek terdekat,” pungkasnya.

Polres Sukabumi memastikan proses penyelidikan akan terus bergulir secara komprehensif, mengombinasikan pembuktian ilmiah (scientific crime investigation) melalui hasil autopsi medis serta penelusuran fakta-fakta di lapangan.(*)

Reporter: Awang

Redaktur : Hamjah

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca