JENTERANEWS.com – Sebuah rumah di Kampung Dangdeur RT. 006/010, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, ludes dilalap si jago merah pada hari Rabu, 20 Agustus 2025. Insiden yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan seluruh bangunan dan isinya, mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa harus kehilangan tempat tinggal mereka dalam sekejap. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas ini.
Menurut laporan dari Ade Budiman, anggota Tagana Kecamatan Surade, api mulai berkobar dan dengan cepat membesar, melahap bangunan rumah. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
“Upaya pemadaman api dilakukan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Surade yang tiba di lokasi setelah menerima laporan. Warga sekitar juga turut membantu dengan alat seadanya,” ujar Ade Budiman dalam laporannya.
Kerja sama yang solid ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi pemerintah. Tim gabungan yang terdiri dari Pos Damkar Surade, Relawan TAGANA, P2BK, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kecamatan Surade, Babinmas, Babinsa, serta aparat Pemerintah Kelurahan Surade bahu-membahu di lokasi kejadian untuk mengendalikan amukan api dan memberikan pertolongan pertama.
Saat ini, keluarga yang menjadi korban kebakaran sangat membutuhkan uluran tangan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain pakaian layak pakai, kasur, selimut, dan bahan makanan untuk menyambung hidup pasca-bencana.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai logistik yang telah disalurkan kepada para korban. Pihak berwenang, yang mendapatkan informasi awal dari ketua RT setempat dan warga, masih terus melakukan pendataan dan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut. Satu anggota Tagana tercatat terlibat langsung dalam proses penanganan awal di lapangan.(*)
Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah















