Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Okt 2026 15:49 WIB

Tingkatkan Akurasi Data dan Efisiensi Kerja, Tim R&D DPC IPeKB dan DPPKB Kab. Sukabumi Luncurkan Aplikasi SIKINCLONG


					Suasana kegiatan sosialisasi dan pengenalan aplikasi SIKINCLONG yang diinisiasi oleh Tim R&D DPC IPeKB bersama DPPKB Kabupaten Sukabumi, bertempat di aula kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Suasana kegiatan sosialisasi dan pengenalan aplikasi SIKINCLONG yang diinisiasi oleh Tim R&D DPC IPeKB bersama DPPKB Kabupaten Sukabumi, bertempat di aula kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Tim Research and Development (R&D) DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi meluncurkan inovasi sistem digital bernama SIKINCLONG

Aplikasi ini dirancang secara khusus untuk menyederhanakan proses administrasi, memastikan validitas serta keakuratan data, sekaligus menjadi pilar strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Menjawab Tiga Tantangan Utama di Lapangan

Kehadiran SIKINCLONG bukan tanpa alasan. Berdasarkan latar belakang masalah di lapangan, pengelola program Bangga Kencana dan Penyuluh KB kerap dihadapkan pada tiga kendala krusial:

  1. Duplikasi Data: Seringnya terjadi pencatatan ganda pada pelayanan KB, khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
  2. Data Tidak Tepat Sasaran: Masih ditemukannya anggota atau sasaran yang tidak valid, seperti kategori Non-Pasangan Usia Subur (Non-PUS) serta usia sasaran di atas 6 tahun.
  3. Beban Administrasi: Tingginya beban manual dalam pembuatan laporan, penyusunan notulen, hingga pengecekan ketersediaan stok.

Untuk mengeliminasi hambatan tersebut, SIKINCLONG menawarkan solusi komprehensif yang mencakup Data Cleansing (penghapusan data ganda dan tidak valid secara otomatis), Real-Time Monitoring untuk evaluasi kinerja langsung, serta efisiensi kerja melalui pembuatan laporan dan notulen otomatis.

Fitur-Fitur Unggulan Lintas Bidang

Sistem SIKINCLONG dibekali dengan berbagai fitur utama yang terbagi secara terstruktur ke dalam beberapa bidang strategis guna menciptakan akurasi data, efisiensi kerja, pengambilan keputusan yang cepat, serta pelayanan masyarakat yang unggul:

  • Bidang KB: Memiliki fitur Evaluasi Cleansing untuk mendeteksi dan menghapus input ganda (Yan KB & MKJP), Evaluasi Capaian (PPM) untuk memantau akseptor baru hingga pasca salin, Analisis PA Non-PUS, serta Manajemen Target PPM Desa dengan validasi otomatis.
  • Bidang Daltin (Pengendalian Lapangan): Menyediakan Evaluasi Dallap guna memantau keaktifan laporan kelompok kegiatan lini lapangan (seperti PPKBD, BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK-R, PPKS, dan Balai KB) secara real-time, Evaluasi Yan KB untuk menilai cakupan faskes pemerintah dan swasta, serta Evaluasi Stok Alkon guna memantau sirkulasi dan sisa saldo akhir alat kontrasepsi.
  • Bidang KS (Keluarga Sejahtera): Dilengkapi fitur Evaluasi Poktan untuk memantau jumlah kelompok dan kehadiran, Target Cleansing untuk mendeteksi anggota tidak valid (usia di atas 6 tahun atau NIK tidak terdaftar), serta Evaluasi Elsimil guna memantau pendampingan keluarga berisiko stunting.

Dukungan Teknologi Modern dan Keamanan Tinggi

Selain fungsionalitas di atas, SIKINCLONG juga didukung oleh berbagai fasilitas penunjang seperti grafik dan ringkasan statistik interaktif, pembatasan akses wilayah, integrasi data dengan SIGA, hingga fitur keamanan tinggi.

Melalui peluncuran SIKINCLONG ini, DPPKB Kabupaten Sukabumi optimistis tata kelola program kependudukan dan keluarga berencana dapat berjalan jauh lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.(*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka

26 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca