JENTERANEWS.com — Tim Research and Development (R&D) DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sukabumi berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi meluncurkan inovasi sistem digital bernama SIKINCLONG
Aplikasi ini dirancang secara khusus untuk menyederhanakan proses administrasi, memastikan validitas serta keakuratan data, sekaligus menjadi pilar strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.
Menjawab Tiga Tantangan Utama di Lapangan
Kehadiran SIKINCLONG bukan tanpa alasan. Berdasarkan latar belakang masalah di lapangan, pengelola program Bangga Kencana dan Penyuluh KB kerap dihadapkan pada tiga kendala krusial:
- Duplikasi Data: Seringnya terjadi pencatatan ganda pada pelayanan KB, khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
- Data Tidak Tepat Sasaran: Masih ditemukannya anggota atau sasaran yang tidak valid, seperti kategori Non-Pasangan Usia Subur (Non-PUS) serta usia sasaran di atas 6 tahun.
- Beban Administrasi: Tingginya beban manual dalam pembuatan laporan, penyusunan notulen, hingga pengecekan ketersediaan stok.
Untuk mengeliminasi hambatan tersebut, SIKINCLONG menawarkan solusi komprehensif yang mencakup Data Cleansing (penghapusan data ganda dan tidak valid secara otomatis), Real-Time Monitoring untuk evaluasi kinerja langsung, serta efisiensi kerja melalui pembuatan laporan dan notulen otomatis.
Fitur-Fitur Unggulan Lintas Bidang
Sistem SIKINCLONG dibekali dengan berbagai fitur utama yang terbagi secara terstruktur ke dalam beberapa bidang strategis guna menciptakan akurasi data, efisiensi kerja, pengambilan keputusan yang cepat, serta pelayanan masyarakat yang unggul:
- Bidang KB: Memiliki fitur Evaluasi Cleansing untuk mendeteksi dan menghapus input ganda (Yan KB & MKJP), Evaluasi Capaian (PPM) untuk memantau akseptor baru hingga pasca salin, Analisis PA Non-PUS, serta Manajemen Target PPM Desa dengan validasi otomatis.
- Bidang Daltin (Pengendalian Lapangan): Menyediakan Evaluasi Dallap guna memantau keaktifan laporan kelompok kegiatan lini lapangan (seperti PPKBD, BKB, BKR, BKL, UPPKA, PIK-R, PPKS, dan Balai KB) secara real-time, Evaluasi Yan KB untuk menilai cakupan faskes pemerintah dan swasta, serta Evaluasi Stok Alkon guna memantau sirkulasi dan sisa saldo akhir alat kontrasepsi.
- Bidang KS (Keluarga Sejahtera): Dilengkapi fitur Evaluasi Poktan untuk memantau jumlah kelompok dan kehadiran, Target Cleansing untuk mendeteksi anggota tidak valid (usia di atas 6 tahun atau NIK tidak terdaftar), serta Evaluasi Elsimil guna memantau pendampingan keluarga berisiko stunting.
Dukungan Teknologi Modern dan Keamanan Tinggi
Selain fungsionalitas di atas, SIKINCLONG juga didukung oleh berbagai fasilitas penunjang seperti grafik dan ringkasan statistik interaktif, pembatasan akses wilayah, integrasi data dengan SIGA, hingga fitur keamanan tinggi.
Melalui peluncuran SIKINCLONG ini, DPPKB Kabupaten Sukabumi optimistis tata kelola program kependudukan dan keluarga berencana dapat berjalan jauh lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.(*)
[Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















