Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Sep 2026 09:35 WIB

Terserempet KA Pangrango di Cibadak, Lansia Penjual Rongsok Meninggal Dunia


					Petugas dan warga memadati perlintasan kereta api di Desa Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi, pasca-insiden kecelakaan yang menewaskan Mimin (60), Kamis (24/9/2026). Perbesar

Petugas dan warga memadati perlintasan kereta api di Desa Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi, pasca-insiden kecelakaan yang menewaskan Mimin (60), Kamis (24/9/2026).

JENTERANEWS.com — Mimin (60), warga Kampung Babakan RT 05/07, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia usai terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi–Bogor pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban tengah berjalan kaki menuju kediamannya usai menjual barang rongsokan di sebuah gudang yang berlokasi tak jauh dari perlintasan kereta api.

Ketua RT 05 Desa Karang Tengah, Heri, membeberkan bahwa korban diduga kuat tidak menyadari kedatangan kereta yang sedang melintas lantaran mengalami keterbatasan pendengaran.

“Bu Mimin mencari nafkah sendiri, kadang berjualan ayam goreng, kadang mengumpulkan rongsok. Pendengarannya memang sudah kurang, sehingga diduga tidak mendengar suara kereta,” ujar Heri.

Hal senada disampaikan Ketua RW 07 Desa Karang Tengah, Pijarmuhtar. Ia membenarkan adanya insiden maut yang menimpa salah satu warganya tersebut saat kereta melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Sementara itu, saksi mata yang merupakan pegawai gudang rongsok, Hasan, mengaku sempat bertransaksi dan bertegur sapa dengan korban beberapa saat sebelum kejadian. Hasan baru menyadari musibah tersebut setelah mendengar suara benturan dari arah rel.

“Bu Mimin baru saja selesai menjual rongsok di sini. Setelah saya salat, tiba-tiba terdengar suara benturan keras. Pas saya lihat ke perlintasan, ternyata ada orang tersenggol kereta,” kata Hasan.

Mendapati korban adalah Mimin yang baru saja ditemuinya di persimpangan, Hasan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk mendatangi lokasi kejadian.

Sosok Mimin sendiri dikenal oleh warga sekitar sebagai pribadi yang gigih dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kasus kecelakaan ini kini berada dalam penanganan pihak berwenang setempat.(*)

Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Truk Pengangkut Kayu Patah As Roda di Sukabumi, Hantam Rumah dan Bengkel Motor

25 September 2026 - 09:45 WIB

petugas polisi memeriksa kondisi truk pengangkut kayu gelondongan yang mengalami kecelakaan tunggal di Warungkiara, Sukabumi, Kamis dini hari (24/9/2026).

Data Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Ratusan Warga Sukabumi Ajukan Penurunan Kategori Desil Bansos

24 September 2026 - 18:51 WIB

Warga mengantre untuk mengajukan perbaikan data desil bantuan sosial di Kantor Kelurahan Jaya Mekar, Kota Sukabumi, Kamis (24/9/2026).

Klarifikasi UPTD Pertanian Sukabumi Soal Traktor Bantuan Pemerintah yang Ditelantarkan

24 September 2026 - 18:11 WIB

Kondisi traktor bantuan pemerintah berwarna merah yang terdampar di Desa Cikarang akibat mengalami kerusakan mesin.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Ambruk Hingga Rusak Berat

24 September 2026 - 16:33 WIB

Rumah milik Iding di Desa Cidadap, Sukabumi, hancur diterjang angin kencang pada Kamis (24/9/2026). Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp93 juta.

Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dilantik, Fokus Dorong Capaian Wilayah ODF

24 September 2026 - 12:07 WIB

Penandatanganan berita acara pelantikan Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi masa bakti 2025–2030 di Pendopo Sukabumi, Kamis (24/9/2026).

Marak Karhutla dalam Sehari, Enam Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Menerima Laporan Kebakaran Lahan

24 September 2026 - 11:15 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca