Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Sep 2026 06:32 WIB

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf


					Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial. Perbesar

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

JENTERANEWS.com— Penyelenggaraan acara bertema pool party dalam rangkaian kegiatan Ngoetfest x SantaSea di SantaSea Waterpark, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, menuai sorotan tajam dari warga sekitar. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) malam tersebut dinilai menimbulkan keresahan akibat volume suara yang terlalu tinggi serta konsep acara yang dianggap tidak sejalan dengan norma setempat.Video perhelatan yang menampilkan sejumlah peserta berjoget di area kolam renang itu sempat beredar luas dan viral di media sosial. Menyusul viralnya video tersebut, warga RT 001/RW 005 Gedongpanjang secara resmi menyampaikan keberatan kepada pihak manajemen SantaSea Waterpark.

Keluhan Warga: Volume Musik dan Kesesuaian Norma

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, keberatan warga tidak hanya berfokus pada aktivitas di area kolam renang, tetapi juga durasi dan volume suara musik yang dinilai terlalu keras hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Warga menilai kebisingan dari acara yang menghadirkan penampilan disc jockey (DJ), band musik, dan tarian modern tersebut sangat mengganggu waktu istirahat masyarakat sekitar.

Selain masalah kebisingan, penampilan sejumlah talent perempuan yang mengenakan pakaian renang turut menjadi sorotan utama. Sebagian warga menilai konsep dan busana yang ditampilkan kurang sesuai dengan kultur serta norma sosial yang berlaku di masyarakat Sukabumi.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf dari Penyelenggara

Menanggapi polemik yang terjadi, pihak penyelenggara Ngoetfest x SantaSea, Muhamad Abudzar Alghifari alias Abuzar, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Kami dari pihak panitia dengan segala kerendahan hati memohon maaf jika penyelenggaraan acara Ngoet Fest membuat gaduh dan ketidaknyamanannya di masyarakat,” ujar Abuzar saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Abuzar juga memberikan klarifikasi terkait aturan ketat yang telah diterapkan panitia selama acara berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihak panitia secara tegas melarang konsumsi minuman beralkohol, penggunaan narkotika, serta obat-obatan terlarang bagi seluruh peserta.

Terkait busana pengisi acara, Abuzar membingkai bahwa panitia tidak mengizinkan penggunaan bikini seksi dan hanya memperbolehkan pemakaian pakaian renang standar. Menurutnya, konsep acara tersebut murni dirancang sebagai sarana hiburan bagi para pengunjung waterpark melalui suguhan musik dan seni tari. Kendati demikian, pihak penyelenggara mengakui bahwa konsep tersebut memicu pro dan kontra di tengah publik.

Komitmen Manajemen SantaSea Waterpark ke Depan

Sementara itu, Asisten Direktur SantaSea, Azwar Haikal, membenarkan adanya aduan dan keluhan dari warga sekitar. Ia menyatakan bahwa pihak manajemen menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh.

“Warga pada intinya menyesalkan adanya event seperti itu. Tapi seperti yang kita ketahui, adapun klarifikasi dari pihak Event Organizer (EO),” ucap Azwar.

Azwar menegaskan bahwa insiden ini menjadi pembelajaran berharga bagi manajemen SantaSea Waterpark untuk lebih memperhatikan dan menghormati kebudayaan serta kearifan lokal masyarakat Sukabumi pada masa mendatang.

Selain persoalan budaya, pihak manajemen mengakui bahwa volume suara merupakan salah satu keluhan terbesar dari warga. Oleh karena itu, SantaSea berkomitmen untuk melakukan pengaturan dan pengetatan volume suara secara lebih selektif pada setiap kegiatan yang diadakan di kemudian hari.

Sebagai tindak lanjut dari mediasi dan kesepakatan yang telah dicapai bersama warga, pihak manajemen SantaSea memastikan bahwa acara dengan konsep pool party serupa tidak akan digelar kembali di masa mendatang. Panitia penyelenggara pun berjanji akan bersikap lebih bijak dan teliti dalam mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat sebelum menyelenggarakan acara hiburan publik berikutnya.(*)

Reporter : Rizki
Redaktur : Hamjah

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Diduga Terlindas Truk Tabrak Lari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pemotor Alami Luka pada Kaki

21 September 2026 - 14:57 WIB

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota menandai lokasi terjadinya kecelakaan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan truk tak dikenal yang melarikan diri usai insiden.

Disdik Kabupaten Sukabumi Perkuat Pembinaan PAUD dan Akurasi Dapodik di Wilayah Dapil VI

21 September 2026 - 08:34 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena bersama jajaran pejabat Disdik, penilik, pengawas, serta pengelola lembaga PAUD dan PNF se-Dapil VI berfoto bersama pada Rapat Koordinasi Pembinaan di kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (20/9/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca