Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 7 Apr 2025 16:17 WIB


					Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, bersama jajaran Forkopimda, turut serta dalam Panen Raya Nasional secara daring, menandai komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Perbesar

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, bersama jajaran Forkopimda, turut serta dalam Panen Raya Nasional secara daring, menandai komitmen daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional."

Tentu, berikut adalah ringkasan berita yang lebih lengkap dan menarik, dengan gaya jurnalistik:

Sukabumi Turut Semarakkan Panen Raya Nasional, Bukti Komitmen Penguatan Sektor Pertanian

Sukabumi, 7 April 2025 – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turut serta dalam Panen Raya Nasional yang diselenggarakan secara daring pada Senin, 7 April 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah terhadap penguatan sektor pertanian nasional.

Panen raya yang dipusatkan di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden secara simbolis memanen varietas padi Inpari 32 di lahan seluas 25 hektar milik Kelompok Tani Genjah, dengan menggunakan teknologi modern combine harvester.

Di Kota Sukabumi, jajaran Pemerintah Daerah dan kelompok tani setempat juga menandai panen raya dengan melakukan panen padi di sawah, kemudian mengikuti panen raya nasional secara virtual. Total lahan panen di seluruh Indonesia mencapai 348 hektar, dengan 13 lokasi yang diselenggarakan secara daring.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaeman, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap petani. Ia juga menyoroti peningkatan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram, yang memberikan manfaat bagi sekitar 100 juta petani di Indonesia. Selain itu, penyederhanaan distribusi pupuk juga menjadi langkah revolusioner dalam sektor pertanian.

Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menyampaikan enam pokok kebijakan penting, antara lain:

  • Stabilitas harga pangan
  • Efisiensi sektor pertanian
  • Pembangunan 80.000 koperasi baru
  • Penghematan anggaran negara
  • Transparansi dan pengawasan
  • Dukungan penuh bagi petani

Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dan pendekatan lokal, seperti pemanfaatan burung hantu untuk pengendalian hama tikus, serta perbaikan sistem irigasi dan infrastruktur dasar.

Panen Raya Nasional ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pertanian Indonesia menuju kemandirian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan, melalui semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.(*)

Sumber : KDP Kota Sukabumi 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca