JENTERANEWS.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi membantah keras kabar yang beredar di media sosial mengenai keretakan hubungan kerja antara Sekretaris Disdik, Herdiawan Waryadi, dengan Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena. Herdiawan memastikan narasi yang menyebut dirinya enggan bekerja sama lagi dengan pimpinannya adalah bentuk disinformasi atau hoaks.
“Informasi itu tidak benar. Sampai sekarang kami tetap bekerja sama, berkoordinasi, dan menjalankan tugas masing-masing secara profesional,” tegas Herdiawan saat dikonfirmasi, Minggu (27/9/2026).
Herdiawan menyayangkan munculnya isu miring yang diembuskan pihak tak bertanggung jawab tanpa adanya proses konfirmasi. Menurutnya, spekulasi liar di media sosial tersebut tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga berpotensi mencemarkan nama baik aparatur sipil negara (ASN) serta merusak citra kelembagaan.
Ia menegaskan bahwa dinamika roda pemerintahan, keberlangsungan program pendidikan, hingga pelayanan publik di lingkungan Disdik Kabupaten Sukabumi tetap berjalan optimal tanpa kendala internal sebagaimana yang dicitrakan dalam unggahan viral tersebut.
Menyikapi beredarnya rumor tersebut, pihak Disdik Kabupaten Sukabumi tidak tinggal diam. Herdiawan menyatakan pihaknya tengah menelusuri jejak digital penyebar informasi tidak benar tersebut dan siap mengambil langkah tegas jika ditemukan unsur tindak pidana.
“Kami akan melihat dan menelusuri sumber informasi tersebut. Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, tentu kami akan mempertimbangkan langkah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dan cermat dalam menyaring setiap data yang diterima di ruang digital. Herdiawan meminta publik tidak menjadikan unggahan media sosial yang tidak jelas sumbernya sebagai rujukan utama.
Untuk menghindari kesalahpahaman, ia mengingatkan agar setiap informasi terkait kebijakan, program kerja, maupun kondisi internal kelembagaan senantiasa merujuk pada saluran resmi Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
“Kami tetap fokus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Tidak ada kondisi seperti yang diberitakan dalam unggahan tersebut,” pungkasnya.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















