JENTERANEWS.com — Merespons rentetan kejadian bencana alam yang menimpa pemukiman warga, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan menyalurkan bantuan logistik berupa sembako ke tiga titik lokasi terdampak di wilayah Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
Penyaluran bantuan tersebut didampingi langsung oleh unsur Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kasi Pemerintahan Kecamatan dan Perangkat Desa Cidadap.
Anggota TAGANA Kecamatan Cidadap, Yana, mengonfirmasi bahwa penyerahan bantuan diprioritaskan bagi warga yang mengalami kerusakan tempat tinggal serta terdampak bencana dalam beberapa waktu terakhir. Tiga penerima manfaat tersebut yakni Ibu Rohimah, keluarga almarhumah Ibu Sariyah, dan Bapak Iding.
Rincian Tiga Lokasi Terdampak Bencana
- Rumah Ambruk Akibat Angin Kencang (Kp. Rawabening)
Peristiwa angin kencang menerjang Kp. Rawabening RT 006/RW 004, Desa Cidadap, pada Kamis (24/9/2026) sekira pukul 11.30 WIB. Hantaman angin merobohkan satu unit rumah berukuran 5×9 meter milik Bapak Iding hingga mengalami rusak berat. Akibat insiden ini, satu keluarga yang terdiri dari dua jiwa terpaksa mengungsi. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp93.000.000. - Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga (Kp. Cikondang) Sebelumnya, pada Minggu (6/9/2026) pukul 11.30 WIB, cuaca ekstrem berupa angin kencang berdurasi lama mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah milik Ibu Rohimah (63) di Kp. Cikondang RT 003/RW 002, Desa Cidadap. Lansia yang tinggal bersama seorang cucunya tersebut selamat, namun rumahnya mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sebesar Rp50.000.000. Saat ini batang pohon telah dievakuasi dan korban mengungsi sementara ke rumah kerabat.
- Kebakaran Hutan dan Lahan (Kp. Liunggunung) Insiden Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Kp. Liunggunung RT 005/RW 003, Desa Cidadap, pada Rabu (23/9/2026) pukul 14.10 WIB. Kebakaran dipicu oleh aktivitas anak-anak yang membakar petasan dan melemparkannya ke rumpun bambu. Tiupan angin kencang dengan cepat merembetkan kobaran api hingga membakar area lahan seluas kurang lebih 700 m². Api berhasil dipadamkan total pada pukul 15.10 WIB berkat kesiapsiagaan P2BK Cidadap bersama warga setempat menggunakan peralatan seadanya. Kejadian ini juga berdampak pada keluarga almarhumah Ibu Sariyah.
Penanganan dan Kebutuhan Mendesak
P2BK Cidadap bersama jajaran Forkopimcam dan pemerintah desa setempat telah selesai melakukan kaji cepat (assessment) di seluruh lokasi kejadian.
Selain bantuan logistik sembako yang telah disalurkan, para korban terdampak rumah rusak berat saat ini sangat membutuhkan bantuan material bangunan berupa kayu, atap spandek, perlengkapan tidur/kasur, serta peralatan rumah tangga untuk proses rekonstruksi hunian kembali. Pihak P2BK terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna penanganan pascabencana secara berkelanjutan.(*)
Sumber : @ Dk
Redaktur: Hamjah
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















