JENTERANEWS.com – Bencana alam kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, Desa Mekartani, Kecamatan Cidadap, menjadi sasaran bencana tanah bergerak dan longsor yang cukup parah. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa, 3 Desember hingga Rabu, 4 Desember lalu.
Menurut Kepala Desa Mekartani, Sulaeman, pergerakan tanah tidak hanya terjadi di satu titik. Setidaknya ada tiga kampung yang terdampak, yakni Kampung Ciaul, Kampung Kubang, dan Kampung Cimanggu. Jumlah rumah yang terancam pun terus bertambah. Awalnya tercatat 12 rumah, namun kini jumlahnya telah mencapai 50 rumah.
“Tanah belah dengan panjang kurang lebih 1 kilometer dan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai 1 meter,” ungkap Sulaeman. Jumat (6/12/2024).

Rumah warga rusak di desa mekartani Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi
Selain pergerakan tanah, longsor dengan skala yang lebih besar juga terjadi di Kampung Datar Kalapa, Peristiwa ini merusak lima rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah sedang tidak berada di lokasi. Material longsor berupa tanah, bebatuan, lumpur, dan pepohonan menutup akses jalan dengan ketinggian mencapai 4 meter dan panjang 100 meter.
Pemerintah desa telah diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan asesmen. Warga yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi ke tempat kerabat. Saat ini, kebutuhan mendesak bagi para korban adalah bantuan tanggap darurat, sembako, dan alat berat untuk membersihkan material longsor.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















