Menu ✖

Mode Gelap

Bencana · 6 Apr 2026 21:09 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam


					Petugas penanggulangan bencana (P2BK) dan Satpol PP melakukan pemantauan di lokasi longsor yang mengancam rumah warga di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak. Perbesar

Petugas penanggulangan bencana (P2BK) dan Satpol PP melakukan pemantauan di lokasi longsor yang mengancam rumah warga di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (5/4/2026) mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak. Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, insiden ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

Longsor dilaporkan menerjang tiga titik lokasi berbeda yang berdampak pada akses jalan desa, jalan kabupaten, hingga mengancam keselamatan hunian warga.

Rincian Titik Terdampak

Pihak P2BK Nagrak merinci dampak kerusakan di lapangan sebagai berikut:

Kampung Cibodas (RT 36/RW 07):

Tebing setinggi 4 meter dengan panjang 15 meter longsor dan memutus akses jalan setapak. Material tanah juga menutupi jalan gang serta mengancam satu unit rumah milik Bapak Deni yang dihuni oleh 4 jiwa.

Kampung Cibodas (RT 29/RW 06):

Tembok Penahan Tanah (TPT) di halaman belakang rumah Bapak Rudi (1 KK, 5 jiwa) ambrol. Longsoran dengan dimensi panjang 15 meter dan tinggi 5 meter ini mengancam struktur utama bangunan rumah.

Kampung Pasir Huni (RT 05/RW 01):

Longsor terjadi pada bahu jalan kabupaten jalur Sinagar-Pawenang. Dengan dimensi panjang 3 meter dan tinggi 2 meter, kerusakan ini mengancam terputusnya akses utama transportasi masyarakat jika tidak segera ditangani.

Upaya Penanganan dan Kondisi Terkini

Pasca kejadian, warga setempat bergerak cepat melakukan gotong royong untuk membersihkan material tanah dan batako yang menutup akses jalan. Saat ini, area di jalur kabupaten telah diberi tanda bahaya bagi pengguna jalan yang melintas.

P2BK Nagrak bersama Satpol PP Kecamatan Nagrak, Puskesos, dan Unit Reaksi Cepat (URC) PB Desa Pawenang telah melakukan assessment di lokasi kejadian untuk mendata kerusakan dan kebutuhan mendesak.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pawenang dan instansi terkait untuk langkah penanganan selanjutnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam rentetan kejadian ini,” tulis laporan resmi P2BK Nagrak.

Kebutuhan Mendesak dan Rekomendasi

 

Untuk mencegah longsor susulan, BPBD mengidentifikasi beberapa kebutuhan logistik mendesak, di antaranya:

  1. Karung plastik (sandbag)
  2. Tenda gulung (terpal)
  3. Kawat bronjong
  4. Pembangunan kembali Tembok Penahan Tanah (TPT)

Pihak kecamatan merekomendasikan agar Pemerintah Desa segera menyusun Berita Acara Permohonan Bantuan yang ditujukan kepada BPBD serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi.

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang disertai angin kencang dan petir yang dapat memicu bencana serupa. (*)

Editor : Mia


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga

Dorong Kesejahteraan Pengayuh Lansia, YGSN Serahkan Becak Listrik di Balai Kota Sukabumi

19 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Sejumlah warga dan aparat mencoba langsung unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan di Balai Kota Sukabumi, Minggu (18/10/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca