Menu

Mode Gelap

Bencana · 16 Apr 2026 20:24 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun


					Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore. Perbesar

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

JENTERANEWS.com  — Bencana tanah longsor menyusul hujan dengan intensitas tinggi menerjang wilayah Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/4/2026) sore. Nahas, peristiwa ini merenggut nyawa satu orang warga akibat tertimbun material tebing yang ambrol.

Berdasarkan laporan resmi Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama memicu ketidakstabilan tanah, hingga menyebabkan sebuah tebing sepanjang 10 meter dengan ketinggian 8 meter longsor ke area permukiman.

Nahasnya, material longsor tersebut langsung menghantam bangunan warga yang berada di bawahnya, tepatnya di kawasan Kampung Gria Sukamaju, RT 01/RW 02, Desa Sukamaju.

“Dampak longsor menyebabkan dua unit rumah warga mengalami rusak berat. Satu orang korban perempuan atas nama Afni Nopianti yang berusia 30 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material,” ungkap laporan resmi P2BK Sukalarang yang diterima pada Kamis (16/4/2026).

Menyusul laporan dari Ketua RT setempat, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Tagana langsung diterjunkan ke titik lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan asesmen dan proses evakuasi korban dari balik reruntuhan material longsoran.

Selain menelan korban jiwa, musibah ini juga menyebabkan satu kepala keluarga (KK) harus diungsikan karena kehilangan tempat tinggal. Data BPBD juga mencatat masih ada satu KK yang terdiri dari dua jiwa dalam kondisi terancam, mengingat potensi pergerakan tanah susulan masih bisa terjadi.

Hingga berita ini diturunkan, material tanah dan bebatuan bekas longsoran di lokasi kejadian masih belum sepenuhnya dievakuasi. Pihak berwenang mencatat bahwa para korban terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa material bangunan untuk memulihkan tempat tinggal mereka.

Sebagai langkah tindak lanjut, P2BK Sukalarang tengah menyusun Berita Acara Laporan Kejadian untuk mengajukan permohonan bantuan secara resmi kepada BPBD Kabupaten Sukabumi.

Di tengah kondisi cuaca yang belum menentu, aparat setempat turut mengeluarkan peringatan keras kepada warga. Masyarakat Sukabumi, khususnya yang bermukim di dekat tebing dan perbukitan, diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman cuaca ekstrem dan curah hujan lebat yang kerap disertai angin kencang.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

Trending di Bencana