JENTERANEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan bahwa hingga Senin, 23 Desember 2024, pukul 17.00 WIB, penanganan tanggap darurat masih berlangsung di beberapa kecamatan akibat bencana alam yang melanda wilayah ini. Total sebanyak 4.707 jiwa terdampak, dengan 2.261 jiwa mengungsi, sementara dua orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.
Kerusakan Infrastruktur dan Rumah Warga
BPBD menyebutkan bahwa kerusakan yang terjadi mencakup:
- Rumah rusak berat: 573 unit
- Rumah rusak sedang: 478 unit
- Rumah rusak ringan: 1.268 unit
Selain itu, sejumlah infrastruktur turut terdampak, termasuk 1 jembatan, 5 jalan, dan 4 saluran air. Kerusakan ini terjadi di desa dan kecamatan yang masih dalam masa tanggap darurat, melibatkan 20 desa di 3 kecamatan.
Fasilitas Umum dan Lahan Pertanian
Sebanyak 25 sekolah dan 8 tempat ibadah dilaporkan rusak. Lahan pertanian yang terdampak mencapai 603 hektar. Meski demikian, upaya perbaikan dan normalisasi terus dilakukan.
Kondisi di Tiga Kecamatan Utama
- Kecamatan Kalibunder
- Pengungsi: 138 KK/481 jiwa
- Rumah rusak: 83 berat, 134 sedang, 19 ringan
- Air bersih, listrik, dan sinyal: Normal
- Akses jalan: Proses perbaikan terus dilakukan. Jalan Desa Balekambang-Citapos kini dapat dilalui kendaraan roda empat.
- Kecamatan Pabuaran
- Pengungsi: 582 KK/1.780 jiwa
- Rumah rusak: 372 berat, 251 sedang, 391 ringan
- Air bersih: Beberapa desa seperti Sirnasari, Ciwalat, dan Sukajaya masih memerlukan pasokan.
- Akses jalan: Perbaikan longsoran di ruas jalan kabupaten telah mencapai titik ke-7, sementara desa lainnya membutuhkan penanganan material longsor lebih lanjut.
- Kecamatan Tegalbuleud
- Pengungsi: Tidak ada (0 KK/0 jiwa)
- Rumah rusak: 118 berat, 93 sedang, 858 ringan
- Air bersih, listrik, dan sinyal: Normal
- Akses jalan: Jalan Desa Bangbayang–Kalibunder dapat dilalui roda empat namun terbatas satu arah, sementara perbaikan di jalan lain masih berlangsung.
Upaya dan Koordinasi Lanjutan
BPBD Kabupaten Sukabumi bersama instansi terkait terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan melalui puskesmas yang beroperasi normal, serta normalisasi akses jalan menjadi prioritas utama.
Data yang dilaporkan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BPBD Kabupaten Sukabumi.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi di 0822-4614-5371
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















