JENTERANEWS.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (18/1/2025), mengakibatkan kerusakan parah pada sebuah rumah warga di Kampung Babakan, RT 014/RW 010, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di 33 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 38 kilometer. Guncangan gempa yang terjadi menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian dapur rumah milik M. Asep, seorang warga setempat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa kondisi curah hujan yang tinggi memperparah dampak kerusakan akibat gempa. Curah hujan tersebut diduga telah melemahkan kontur bangunan.
“Bagian dapur rumah mengalami jebol akibat getaran gempa bumi, ditambah dengan curah hujan tinggi yang menyebabkan struktur bangunan melemah,” ungkap Dandi.
Rumah yang terdampak tersebut dihuni oleh satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa. Meskipun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan.
“Kerusakan pada bagian dapur memiliki dimensi tinggi 2,5 meter dan lebar 3 meter. Kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta,” jelas Dandi.
Lebih lanjut, Dandi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi musim hujan saat ini yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor dan angin kencang.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan cuaca ekstrem. Potensi tanah longsor dan angin kencang dapat meningkat di musim penghujan ini,” imbuhnya.
Pihak berwenang juga mengharapkan peran aktif masyarakat sekitar untuk turut membantu upaya penanganan bencana dan segera melaporkan jika menemukan kondisi kerusakan lainnya agar tindakan penanganan yang cepat dapat segera dilakukan.(*)
Laporan: Awang
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















