Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 25 Mar 2025 16:59 WIB

Sukabumi Matangkan Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sekda Optimalkan Sinergi Lintas Sektor


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) secara virtual dari Pendopo Sukabumi, Selasa (25/03/25). Rakor ini bertujuan memastikan kesiapan geopark dalam menghadapi proses validasi UNESCO. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) secara virtual dari Pendopo Sukabumi, Selasa (25/03/25). Rakor ini bertujuan memastikan kesiapan geopark dalam menghadapi proses validasi UNESCO.

JENTERANEWS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memimpin langsung upaya intensif persiapan revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp). Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar secara virtual dari Pendopo Sukabumi pada Selasa (25/03/25), Sekda menekankan pentingnya kerja sama lintas stakeholder untuk memastikan kelancaran proses revalidasi.

Rakor ini dihadiri oleh jajaran penting Pemerintah Kabupaten Sukabumi, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Baperlitbangda, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD), serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Direktur Sumberdaya Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas, Nizhar Marizi, yang turut hadir dalam rakor, menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memastikan kesiapan Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi proses validasi, baik dari segi dokumen maupun kondisi di lapangan.

Sekda H. Ade Suryaman, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGGp), mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus yang bertugas mempersiapkan segala aspek teknis dan administratif yang diperlukan sebagai kelengkapan persyaratan revalidasi.

Lebih lanjut, Sekda memaparkan bahwa terdapat tiga rekomendasi dari UNESCO yang menjadi fokus utama untuk segera ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut meliputi implementasi peta geologi CPUGGp, penyediaan panel informasi yang memadai, serta upaya penyamarataan infrastruktur aksesibilitas di wilayah utara dan selatan Geopark.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ade Suryaman juga menekankan urgensi untuk bekerja secara cepat dan tepat. Hal ini bertujuan agar keberadaan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dapat terus menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

“Kendala yang dihadapi saat ini adalah dampak bencana alam yang melanda Kabupaten Sukabumi, termasuk kerusakan fasilitas jalan menuju kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu,” ungkap Sekda. “Oleh karena itu, kami akan memaksimalkan kerja sama dengan seluruh stakeholder terkait dalam menyukseskan proses revalidasi ini,” tegasnya.

Komitmen kuat dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk mempertahankan status UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu terlihat jelas dalam upaya koordinasi yang intensif ini. Dengan adanya sinergi yang solid antar berbagai pihak, diharapkan Geopark kebanggaan masyarakat Sukabumi ini dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca