Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Sep 2026 19:57 WIB

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar


					Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi) Perbesar

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

JENTERANEWS.com — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi. Seluas kurang lebih 700 meter persegi lahan di kawasan Perkebunan Kayu Putih, Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap dilaporkan hangus terbakar pada Sabtu (5/9/2026) malam.

Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kobaran api mulai menjalar sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Kampung Ciranca, RT 08/RW 02. Kondisi cuaca yang cerah di lokasi kejadian, ditambah hembusan angin dan material lahan yang kering, memicu si jago merah membesar dengan sangat cepat.

Terkait pemicu kejadian, pihak berwenang mencatat adanya dugaan campur tangan oknum tidak bertanggung jawab yang menyebabkan lahan tersebut terbakar.

Merespons laporan insiden, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Rayon Sagaranten langsung diterjunkan untuk menjinakkan api. Berkat kesigapan petugas, kebakaran tidak berlangsung lama. Pada pukul 19.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kondisi di area lahan dipastikan kembali normal serta aman.

Pihak BPBD mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa ini. Sementara itu, total kerugian materiil yang dialami oleh pihak Perhutani masih dalam tahap kajian lebih lanjut.

Sebagai langkah penanganan pascabencana, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap langsung terjun melakukan asesmen dan berkoordinasi intensif dengan aparat terkait. Penanganan kebakaran ini menunjukkan sinergi cepat tanggap dari berbagai pihak di wilayah Kecamatan Cidadap.

Berbagai unsur kewilayahan turut hadir langsung di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap kondusif. Jajaran yang bersiaga meliputi personel Damkar Sagaranten, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib, Satpol PP, Kasi Binwas, Kasi Yanlik, jajaran P2BK Cidadap, serta perangkat Desa Padasenang.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana Karhutla dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang dapat membahayakan lingkungan. Mengingat kondisi lahan yang rentan, masyarakat dilarang keras melakukan pembakaran lahan atau membuang sumber api secara sembarangan.(*)

Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca