Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Sep 2026 12:12 WIB

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator


					Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter. Perbesar

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

JENTERANEWS.com – Kondisi A (37), warga Kampung Nenggeng, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, hingga saat ini masih sangat kritis. Pria yang diduga melakukan aksi percobaan bunuh diri tersebut tengah bertaruh nyawa di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Sekarwangi dengan bantuan alat pacu pernapasan.

Tim medis harus berpacu dengan waktu mengambil tindakan operasi darurat sesaat setelah korban mendatangi rumah sakit. Kerusakan jaringan tubuh akibat luka tajam di bagian leher dinilai sangat mengancam jiwa korban.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, menegaskan bahwa penanganan medis darurat wajib segera dilakukan mengingat parahnya struktur organ dalam yang terputus.

“Tindakan penanganan medis harus segera dilakukan karena tingkat kegawatdaruratannya sangat tinggi. Luka tersebut sudah mengenai bagian dalam, bahkan rongga-rongga leher juga sudah putus,” tegas Irman, Rabu (2/9/2026).

Pascaoperasi besar tersebut, perjuangan hidup korban belum berakhir. Tubuh A yang belum sadarkan diri kini berada dalam pengawasan ketat tim medis di ruang ICU.

“Saat ini pasien berada di ruangan ICU, mendapatkan penanganan intensif menggunakan ventilator. Kondisi pasien masih belum sadar,” lanjut Irman.

Tragedi ini bermula pada Selasa (1/9/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Ketenangan di permukiman Kampung Nenggeng mendadak berubah menjadi mencekam saat istri korban, D (43), menemukan suaminya bersimbah darah.

Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, mengonfirmasi detik-detik penemuan korban yang tragis tersebut. Saat kejadian, D tengah menjemur pakaian di halaman rumah dan sempat melihat suaminya berjalan tenang menuju dapur.

“Beberapa menit kemudian, sang istri menyusul ke dalam dan mendapati korban sudah tergeletak terlentang di lantai bersimbah darah dengan luka parah di bagian leher,” ungkap Ridwan.

Penemuan mengerikan itu memicu kepanikan warga sekitar sebelum korban akhirnya dievakuasi secara cepat ke RSUD Sekarwangi. Hingga kini, tim dokter masih terus memantau ketat kondisi vital korban di ruang perawatan intensif.(Awang)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 130 kali

Baca Lainnya

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

22 September 2026 - 17:40 WIB

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca