JENTERANEWS.com – Bak disambar petir di siang bolong, tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasirkaliki mendadak ambruk pada Jumat (23/5/2025) petang. Insiden dramatis yang terjadi di Kampung Pasirkaliki, RT 01 RW 01, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi ini tak disertai hujan lebat apalagi angin kencang. Diduga kuat, ambruknya bangunan tersebut murni akibat rapuhnya struktur bangunan yang sudah dimakan usia.
Suara gemuruh keras yang memecah keheningan sore itu sempat membuat warga sekitar terperanjat. Salah satunya adalah Udum Jumyati (45), yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. “Saya sempat kaget karena mendengar suara keras dari SD. Pas saya periksa, ternyata bangunan ambruk,” cerita Udum dengan raut wajah terkejut kepada awak media.
Beruntung, musibah ini tidak menelan korban jiwa. Pasalnya, tiga ruang kelas yang meliputi kelas 1, kelas 2, dan kelas 4 itu sudah dalam kondisi kosong. Sebulan penuh sebelum kejadian ini, aktivitas belajar mengajar di ketiga ruangan tersebut telah dihentikan karena kondisi bangunan yang memang sudah memprihatinkan. “Memang bangunan tersebut sudah lapuk dan sudah dikosongkan sudah satu bulan,” imbuh Udum.
Peristiwa ambruknya SDN Pasirkaliki ini menjadi sorotan tajam. Kondisi infrastruktur pendidikan yang tidak layak dan membahayakan tentu menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan masyarakat. Kini, perhatian tertuju pada gerak cepat pemerintah daerah. Diharapkan, langkah tanggap darurat serta perencanaan renovasi atau pembangunan ulang yang komprehensif segera direalisasikan demi menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar anak-anak di SDN Pasirkaliki.(*)
[Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















