JENTERANEWS.com – Suasana semarak dan penuh khidmat menyelimuti Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pemerintah Desa menggelar acara “Gebyar Muharram” yang berhasil menyedot antusiasme tinggi dari seluruh lapisan masyarakat. Rangkaian acara yang berlangsung selama empat hari, sejak 29 Juni hingga 2 Juli 2025, ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan syiar Islam di tengah warga.

Ratusan warga Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar, tumpah ruah ke jalan untuk mengarak dongdang yang dihias meriah saat puncak perayaan Gebyar Muharram, Rabu (2/7/2025) malam. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1447 H.
Ketua Panitia, Ridwan Hanapi, menyatakan bahwa acara ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, khususnya di kalangan generasi muda. Berbagai perlombaan bernuansa religi menjadi pembuka kemeriahan acara.
“Acara kami mulai dengan menggelar berbagai lomba religi seperti perlombaan adzan, pildacil (pemilihan da’i cilik), sholawat, dan lainnya. Alhamdulillah, partisipasi dari anak-anak dan remaja sangat luar biasa. Ini menjadi ajang untuk mencari bibit unggul sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini,” ujar Ridwan Hanapi.
Puncak perayaan berlangsung pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Ratusan warga tumpah ruah ke jalan-jalan utama desa untuk mengikuti Pawai Dongdang, sebuah tradisi arak-arakan hasil bumi dan aneka makanan yang dihias indah sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Iring-iringan dongdang yang kreatif dan berwarna-warni menjadi tontonan menarik yang mempersatukan warga.
Selepas pawai, suasana semakin syahdu dengan digelarnya Tabligh Akbar. Acara ini menghadirkan mubaligh kondang dari Kabupaten Sukabumi, K.H. Cep Abdilah Abdul Qodir, yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren As-Shofa Wariadul Alfiyah. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman.
Sementara itu, Kepala Desa Bojongtugu, Endang Rusdiana, S.H., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat. Baginya, kesuksesan acara ini adalah cerminan dari kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat.
“Saya sangat bangga dan terharu melihat antusiasme warga masyarakat dalam perayaan ini. Dari anak-anak hingga orang tua, semua bersatu padu, bahu-membahu menyukseskan Gebyar Muharram. Ini menunjukkan bahwa semangat Ukhuwah Islamiyah di desa kami masih sangat kuat,” ungkap Endang Rusdiana.
Lebih lanjut, Endang berharap agar semangat positif dari perayaan ini dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan saya, semoga semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang kita rasakan selama Gebyar Muharram ini tidak berhenti sampai di sini. Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi. Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus kita lestarikan dan menjadi agenda tahunan yang membawa berkah bagi kemajuan Desa Bojongtugu,” pungkasnya.(*)
[Hamjah]















