Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Apr 2026 18:15 WIB

Hujan Deras Melanda Sukabumi, Dapur Rumah Warga Gunungguruh Ambruk Termakan Usia


					Petugas gabungan dari Tagana, Babinsa, dan aparat desa meninjau puing-puing dapur rumah warga yang ambruk akibat cuaca buruk dan material lapuk di Kampung Ciburial, Desa Cikujang, Sukabumi, Kamis (2/4/2026). Perbesar

Petugas gabungan dari Tagana, Babinsa, dan aparat desa meninjau puing-puing dapur rumah warga yang ambruk akibat cuaca buruk dan material lapuk di Kampung Ciburial, Desa Cikujang, Sukabumi, Kamis (2/4/2026).

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Kamis (2/4/2026) sore mengakibatkan sebagian bangunan rumah warga di Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut, namun para penghuni terpaksa diungsikan karena kondisi rumah yang rawan.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Kampung Ciburial RT 01/01. Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Gunungguruh, Solihin, melaporkan bahwa selain faktor cuaca, kondisi material bangunan yang sudah lapuk dimakan usia menjadi penyebab utama ambruknya bagian dapur rumah panggung tersebut.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, rumah yang mengalami rusak berat tersebut dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) dengan total lima jiwa. Penghuni terdiri dari Bapak Unuh (satu jiwa lansia) dan keluarga Bapak Dadang Sanjaya (empat jiwa).

“Akibat hujan deras dan kondisi material bangunan yang sudah lapuk, satu unit rumah panggung bagian dapur ambruk. Tidak ada korban luka maupun jiwa. Saat ini, para korban telah mengungsi di rumah saudara mereka,” jelas Solihin dalam laporannya.

Tercatat sebanyak tiga jiwa saat ini berstatus sebagai pengungsi. Langkah evakuasi ini diambil sebagai upaya antisipasi, mengingat kondisi terakhir bangunan utama rumah tersebut dilaporkan sudah miring dan rentan mengalami roboh susulan.

Menyikapi bencana ini, Tagana Kabupaten Sukabumi langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat dan koordinasi lintas sektor. Upaya mitigasi di lokasi kejadian melibatkan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), aparat desa setempat, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan di lapangan masih melakukan pendataan dan perhitungan total kerugian material akibat musibah tersebut. Berdasarkan hasil asesmen sementara, terdapat beberapa kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh keluarga terdampak, di antaranya: Material Bangunan: Untuk perbaikan dan relokasi rumah yang rusak berat, Sandang dan Pangan: Kebutuhan pokok sehari-hari bagi warga yang terpaksa mengungsi, terutama untuk warga lanjut usia (lansia) yang masuk dalam kelompok rentan.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah curah hujan yang tinggi, khususnya bagi warga yang menempati rumah dengan kondisi bangunan yang sudah tua atau semi-permanen.(*)

Kor : Fajar

Editor : Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca