Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Apr 2026 17:52 WIB

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penyesuaian Harga BBM di Awal April 2026


					Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan penjelasan di hadapan awak media mengenai ketersediaan dan stabilitas harga BBM nasional, menepis isu kenaikan yang sempat meresahkan masyarakat. Perbesar

Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan penjelasan di hadapan awak media mengenai ketersediaan dan stabilitas harga BBM nasional, menepis isu kenaikan yang sempat meresahkan masyarakat.

JENTERANEWS.com— Di tengah santernya desas-desus yang beredar di tengah masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi, terhitung mulai 1 April 2026.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, guna meredam spekulasi dan rentetan informasi keliru yang menyebutkan bahwa harga BBM nonsubsidi akan mengalami lonjakan drastis dalam waktu dekat.

“Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ungkap Prasetyo Hadi dalam pernyataan resminya pada Selasa (31/03/2026).

Lebih lanjut, Mensesneg menjelaskan bahwa keputusan strategis ini tidak diambil secara sepihak. Kebijakan untuk mempertahankan harga BBM merupakan hasil koordinasi komprehensif antara pemerintah dengan PT Pertamina (Persero).

Langkah ini juga sekaligus menjadi pengejawantahan dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara memberikan mandat tegas agar jajaran pemerintahannya senantiasa mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan rakyat dalam setiap rumusan pengambilan keputusan.

Melalui klarifikasi resmi ini, pemerintah berupaya menutup ruang bagi disinformasi yang berpotensi memicu gejolak di tengah masyarakat. “Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat,” tambah Prasetyo.

Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah juga memberikan garansi penuh atas ketahanan stok BBM nasional. Mensesneg secara khusus mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam merespons dinamika informasi, serta menghindari perilaku pembelian secara panik (panic buying).

“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” pungkas Mensesneg menegaskan.

Dengan adanya jaminan dari pemerintah ini, roda perekonomian dan mobilitas masyarakat jelang kuartal kedua tahun 2026 diharapkan dapat terus berjalan kondusif tanpa dibayangi kekhawatiran akan inflasi harga energi.(*)

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Peringatan May Day Bersama DPC K Sarbumusi, Kedepankan Suasana Dialogis dan Kekeluargaan

1 Mei 2026 - 16:02 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (berdiri memegang mikrofon), tengah berdialog santai dengan para buruh yang tergabung dalam DPC K Sarbumusi Kabupaten Sukabumi pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Santa Sea Waterpark, Jumat (1/5/2026). Peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan rekreasi untuk membangun sinergi yang harmonis.

Polres Sukabumi Kawal Ketat Keberangkatan 4.660 Buruh ke Monas pada Peringatan May Day 2026

1 Mei 2026 - 14:18 WIB

PENGAWALAN MAY DAY: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, berbincang dengan perwakilan serikat buruh dari FSB KIKES KSBSI saat persiapan keberangkatan massa menuju Monas, Jakarta, di titik kumpul Exit Tol, Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026: DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Hak Pekerja dan Harmonisasi Hubungan Industrial

1 Mei 2026 - 13:31 WIB

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).
Trending di Sukabumi