Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Jul 2025 20:02 WIB

Longsor Ancam Satu Rumah di Kabandungan Sukabumi, Satu Keluarga Terpaksa Waspada


					Kondisi tebing yang longsor tepat di belakang rumah milik Bapak Sukinar (70) di Kampung Leuwi Waluh, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Minggu (6/7/2025) malam. Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan longsor yang mengancam satu rumah yang dihuni oleh 5 jiwa. Perbesar

Kondisi tebing yang longsor tepat di belakang rumah milik Bapak Sukinar (70) di Kampung Leuwi Waluh, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Minggu (6/7/2025) malam. Hujan deras yang berkepanjangan menyebabkan longsor yang mengancam satu rumah yang dihuni oleh 5 jiwa.

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, sejak Minggu siang (6/7/2025) mengakibatkan bencana tanah longsor pada malam harinya. Satu rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga kini berada di bawah ancaman material longsoran.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21:00 WIB di Kampung Leuwi Waluh RT 004/007, Desa Cipeuteuy. Menurut laporan yang dihimpun oleh anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kabandungan, Nurdin dan Anton, longsor dipicu oleh curah hujan lebat yang berlangsung sejak pukul 13:00 WIB.

“Akibat hujan deras yang berkepanjangan, tebing di bagian belakang rumah milik Bapak Sukinar (70) ambrol dan longsor,” jelas Nurdin dalam laporannya.

Rumah tersebut dihuni oleh Bapak Sukinar bersama total anggota keluarga sebanyak 5 jiwa yang terbagi dalam 2 Kartu Keluarga (KK). Beruntung, dalam kejadian nahas tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh penghuni rumah dilaporkan selamat.

Meskipun tidak menyebabkan kerusakan langsung pada bangunan utama, posisi rumah yang berada tepat di bawah titik longsor membuatnya sangat rawan. Status rumah saat ini dikategorikan sebagai “terancam”.

“Total terdampak adalah 2 KK dengan 5 jiwa. Saat ini belum ada pengungsian, namun kondisi rumah sangat membahayakan,” tambah Anton dalam keterangan dampak bencana.

Tim gabungan dari TAGANA dan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penilaian cepat (assessment) dan pendataan.

Upaya penanganan darurat langsung dikoordinasikan dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Cipeuteuy, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas, pihak Kecamatan Kabandungan, Satpol PP, Kampung Siaga Bencana (KSB), serta Tim Kesehatan Masyarakat (Kesmatra) dari Puskesmas setempat untuk mengantisipasi dampak kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, bantuan logistik belum didistribusikan. Namun, tim di lapangan telah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.

Kebutuhan Mendesak Saat Ini:

  • Tenda gulung atau terpal untuk perlindungan darurat
  • Paket sembako dan makanan siap saji
  • Perlengkapan bayi (kids ware) dan peralatan makan (foodware)

Sebanyak dua personel TAGANA Kabupaten Sukabumi telah bersiaga di lokasi untuk membantu proses penanganan dan asesmen lebih lanjut. Informasi ini dihimpun dari sumber resmi Pemerintah Desa Cipeuteuy yang diteruskan oleh tim TAGANA di lapangan. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca yang belum menentu.(*)


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 141 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca