Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jul 2025 14:15 WIB

Teror di Sukaraja: King Kobra Agresif Masuk Rumah, Sempat Serang Petugas Saat Evakuasi


					Petugas Damkar Sektor Sukaraja dengan sigap berusaha menjinakkan dan mengevakuasi seekor king kobra jumbo yang masuk ke rumah warga di Sukabumi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena ular sempat mencoba menyerang petugas. Perbesar

Petugas Damkar Sektor Sukaraja dengan sigap berusaha menjinakkan dan mengevakuasi seekor king kobra jumbo yang masuk ke rumah warga di Sukabumi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena ular sempat mencoba menyerang petugas.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Cikaret, Desa Sikamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan oleh kemunculan seekor ular king kobra sepanjang tiga meter yang masuk ke dalam salah satu rumah warga, Minggu (13/7/2025). Kehadiran “raja ular” yang dikenal sangat berbisa ini memicu kepanikan hingga akhirnya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sukaraja turun tangan untuk melakukan evakuasi yang berlangsung dramatis.

Tim Damkar harus berjibaku dengan keganasan ular yang terus bergerak agresif dan mencoba menyerang saat hendak ditangkap. Proses evakuasi menjadi tontonan warga yang berkumpul di sekitar lokasi, menambah ketegangan suasana.

Petugas Damkar, Mulyadin, yang memimpin proses evakuasi, menuturkan bahwa pihaknya segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari warga yang ketakutan. Menurutnya, keganasan ular tersebut kemungkinan besar dipicu oleh rasa lapar.

“Ularnya agresif sekali, mungkin karena belum makan. Saat kami tiba, banyak warga sudah berkumpul menonton. Kami harus bergerak cepat agar ular tidak menyerang masyarakat,” ujar Mulyadin di lokasi kejadian, Minggu (13/7/2025).

Ular dengan bobot diperkirakan mencapai 5 kilogram tersebut diduga kuat masuk ke dalam rumah melalui jendela belakang. Lokasi rumah yang berdekatan langsung dengan kebun dan kolam ikan menjadi faktor utama yang menarik ular tersebut untuk mencari mangsa hingga masuk ke permukiman.

“Lingkungan di sekitar rumah memang habitat ular. Banyak kebun dan kolam, kemungkinan besar ular lapar dan masuk rumah untuk mencari makan. King kobra biasanya punya wilayah teritorial sendiri dan akan mempertahankannya,” jelas Mulyadin.

Setelah melalui pertarungan yang cukup menegangkan, petugas akhirnya berhasil menjinakkan dan mengamankan ular king kobra tersebut. Dengan peralatan lengkap, tim Damkar berhasil mengevakuasi ular tanpa ada korban jiwa maupun luka.

Saat ini, ular berbisa tersebut telah dibawa dan diamankan di pos Damkar Sektor Sukaraja. Rencananya, pihak Damkar akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melepasliarkan kembali king kobra tersebut ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.

“Akan kami lepasliarkan kembali ke alamnya setelah situasi dinyatakan benar-benar aman dan lokasi pelepasan yang tepat sudah ditentukan, agar tidak kembali meneror warga,” tutup Mulyadin.

Atas kejadian ini, Mulyadin mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat area perkebunan atau perairan. Warga disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya agar tidak menjadi sarang hewan liar yang berpotensi membahayakan.(*)


Reporter: Denny Nurman

Redaktur: Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca