Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Des 2025 15:35 WIB

Andalkan Inovasi Unik Cisande dan Cicantayan, Bupati Sukabumi Optimis Juarai Gelari Pelangi Jawa Barat


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat memberikan sambutan dan arahan dalam acara penerimaan Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Sabtu (13/12/2025). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat memberikan sambutan dan arahan dalam acara penerimaan Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Sabtu (13/12/2025).

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan keluarga melalui program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi). Dua desa di Kecamatan Cicantayan, yakni Desa Cisande dan Desa Cicantayan, kini menjadi ujung tombak Kabupaten Sukabumi untuk meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Optimisme tersebut mencuat saat Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menerima kunjungan Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Sabtu (13/12/2025).

Dalam sambutannya, Asep Japar menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor di wilayahnya berjalan sangat solid, terutama dalam mendukung program-program pemberdayaan di tingkat desa.

“Desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Kami sangat antusias menyambut kehadiran tim rechecking untuk memverifikasi langsung efektivitas program di lapangan. Meski ini menjadi bahan evaluasi, kami sangat optimis Kabupaten Sukabumi mampu meraih prestasi terbaik di Jawa Barat,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

Keunggulan Kecamatan Cicantayan tidak lepas dari sederet inovasi unik yang digagas oleh Tim Penggerak PKK setempat. Ketua Pokja 2 TP PKK Kecamatan Cicantayan, Yerti Duhriati, memaparkan berbagai terobosan yang memadukan pendidikan dan ekonomi kerakyatan.

Di sektor pendidikan dan literasi, Desa Cisande menghadirkan inovasi “Balon Warna” (Baca, Lihat, Obrolan Meningkatkan Wawasan Warga) yang diinisiasi oleh Taman Baca Masyarakat Mawar. Selain itu, terdapat “Rumah Dilan” (Rumah Pendidikan dan Keterampilan) dengan program “Mile Cinta Dilan”, sebuah layanan pembelajaran informal untuk meningkatkan kemandirian warga.

“Di sini kami memberikan layanan yang mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi warga,” jelas Yerti di hadapan tim penilai.

Sementara di sektor ekonomi, inovasi “Teratai Cinta” (Telur Asin Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Cicantayan) menjadi primadona dengan memanfaatkan potensi telur bebek yang melimpah di wilayah tersebut.

Lebih menarik lagi, Cicantayan memiliki strategi jitu untuk melawan praktik rentenir atau ‘Bank Emok’ melalui program “Pais Teri Kalapa” (Pinjaman, Angsuran, Iuran, Simpanan Terima Keluarga Supaya Sejahtera). Program ini dijalankan melalui UP2K Laras Desa Cisande.

“Program-program ini didominasi oleh peran ibu-ibu dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan mengembangkan ekonomi masyarakat melalui koperasi,” tambah Yerti.

Wakil Ketua Pokja 2 TP PKK Provinsi Jawa Barat, Laksmi Purwanti Margarani, mengapresiasi capaian Kabupaten Sukabumi yang telah berhasil menembus posisi enam besar di Jawa Barat. Menurutnya, tahap rechecking ini merupakan fase krusial untuk menentukan wakil provinsi ke kancah nasional.

“Sukabumi sudah menjadi salah satu yang terbaik. Kunjungan ini adalah tahapan terakhir untuk menyeleksi siapa yang paling layak mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional. Semoga Sukabumi bisa terpilih,” pungkas Laksmi.(*)

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca