Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Des 2025 08:39 WIB

Wujud Sinergi Pulihkan Harapan, Bupati Sukabumi Letakkan Batu Pertama Pembangunan 16 Huntap Korban Pergerakan Tanah di Jampangtengah


					Bupati Sukabumi, Asep Japar, melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana pergerakan tanah di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Senin (29/12/2025). Pembangunan 16 unit rumah ini merupakan bantuan CSR dari Bank BJB Cabang Palabuhanratu. Perbesar

Bupati Sukabumi, Asep Japar, melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana pergerakan tanah di Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Senin (29/12/2025). Pembangunan 16 unit rumah ini merupakan bantuan CSR dari Bank BJB Cabang Palabuhanratu.

JENTERANEWS.com – Harapan baru menyapa warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Jampangtengah. Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kampung Pangantrongan, Desa Panumbangan, pada Senin (29/12/2025).

Pembangunan ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Cabang Palabuhanratu melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa kehadiran Huntap bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah krusial dalam pemulihan psikologis dan sosial masyarakat pascabencana. Ia menekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral—melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat—untuk mempercepat penanggulangan dampak bencana.

“Peletakan batu pertama ini menandai semangat baru untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimis. Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama bahwa pemerintah hadir dan bersinergi dengan pihak swasta untuk pemulihan sosial dan ekonomi warga,” tegas Bupati yang akrab disapa Asjap tersebut.

Program CSR ini mencakup pembangunan 16 unit rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat fenomena pergerakan tanah. Manajer Bisnis Komersial Bank BJB Palabuhanratu, Prayogo Pangestu, menyampaikan bahwa target penyelesaian pembangunan diproyeksikan selesai dalam waktu dekat agar segera dapat dihuni.

“Program CSR ini bertujuan membantu masyarakat terdampak bencana agar kembali memiliki hunian yang layak dan aman. Semoga bantuan ini bermanfaat dan pembangunannya bisa selesai sebelum bulan Ramadhan tiba, sehingga warga bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang di rumah baru,” ujar Prayogo.

Selain seremonial peletakan batu pertama, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan paket sembako kepada warga penerima manfaat. Momen haru terlihat saat Bupati Asep Japar menyerahkan bantuan secara simbolis, disusul dengan penyerahan dana CSR dari Bank BJB untuk konstruksi 16 unit Huntap tersebut.

Pembangunan Huntap di Desa Panumbangan ini diharapkan menjadi model penanganan pascabencana yang efektif di Kabupaten Sukabumi, di mana mitigasi risiko dan pemulihan kesejahteraan korban berjalan beriringan dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca