JENTERANEWS.com – Suasana liburan akhir pekan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi duka di pesisir Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Dua wisatawan asal Kabupaten Bogor dilaporkan hilang setelah terseret ganasnya ombak pantai selatan pada Minggu pagi (18/1/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di kawasan Kampung Karangpapak, tepatnya di area pantai belakang Villa Philita.
Kronologi Kejadian: Arus Bawah Muncul Tiba-Tiba
Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, insiden bermula ketika tiga orang wisatawan sedang asyik bermain air di bibir pantai. Tanpa disadari, mereka berada di area yang memiliki karakteristik arus berbahaya.
“Diduga para korban tidak mengetahui kondisi arus laut di lokasi tersebut. Secara tiba-tiba muncul arus bawah yang menyeret para wisatawan sekitar lima meter dari bibir pantai,” ungkap AKP Dadi.
Dari tiga orang yang terseret, satu wisatawan berhasil berjuang menyelamatkan diri ke daratan. Namun, dua rekannya tidak kuasa menahan kuatnya tarikan arus dan hilang digulung ombak.
Identitas Korban
Kedua korban yang hingga kini masih dalam pencarian adalah:
-
Angga Ardiansyah (30)
-
Alfin Alfiandi (28)
Keduanya tercatat sebagai warga Kampung Cilembut Lebak RT 04/04, Desa Cilembut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Upaya Penyelamatan Dramatis
Sesaat setelah kejadian, petugas penjaga pantai (lifeguard) yang berada tak jauh dari lokasi sempat berupaya melakukan pertolongan bersama rekan-rekannya. Namun, derasnya arus membuat kedua korban dengan cepat menghilang dari pandangan sebelum sempat digapai.
Berdasarkan pantauan di lokasi (seperti yang terlihat dalam foto), suasana haru menyelimuti area pencarian. Tampak rekan korban yang selamat terduduk lemas ditenangkan oleh warga dan petugas. Sementara itu, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan relawan SAR (seperti terlihat pada seragam BASARNAS oranye di lokasi) tengah berkoordinasi menyisir area pantai.
Pencarian Terus Dilakukan
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian intensif. Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada para pengunjung.
“Kami mengimbau wisatawan agar lebih berhati-hati dan mematuhi rambu keselamatan saat beraktivitas di pantai, mengingat kondisi ombak yang tidak terduga,” tegas AKP Dadi.
Keluarga dan kerabat kini hanya bisa berharap adanya keajaiban dan kedua korban dapat segera ditemukan.(*)
Laporan : Rudi
Editor : Hamjah
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















