JENTERANEWS.com – Sebuah insiden kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Pajagan Girang, RT 30/RW 13, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (26/6/2026) pagi. Satu unit rumah tinggal dilaporkan mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah.
Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik (korsleting).
Amukan api melalap rumah milik Ibu Yeni Yuli Yanti (38). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebanyak 1 Kartu Keluarga (KK) yang terdiri dari 6 jiwa terpaksa harus kehilangan tempat tinggal.
“Saat ini korban bersama anggota keluarganya telah diungsikan ke rumah kerabat terdekat untuk sementara waktu,” tulis laporan resmi Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan.
Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran ini sempat mengancam satu unit rumah warga lainnya yang berada di area sekitar lokasi kejadian. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas. Kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah).
Mendapat laporan warga, sejumlah unsur langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Personel gabungan yang terlibat di lapangan di antaranya:
-
Pemerintah Kecamatan Kabandungan
-
P2BK Kabandungan / BPBD Kabupaten Sukabumi
-
Babinsa TNI
-
Bhabinkamtibmas Polri
-
Satpol PP
-
Taruna Siaga Bencana (Tagana)
Pihak P2BK Kabandungan telah memberikan imbauan kepada masyarakat setempat agar selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di dalam rumah untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan sudah kondusif dan api telah sepenuhnya padam. Kendati demikian, korban sangat membutuhkan bantuan darurat berupa material bangunan, khususnya kayu dan asbes, guna memperbaiki tempat tinggal mereka yang rusak. (Tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi)















