Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Jun 2026 08:42 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Bekuk Kekasih Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Sukabumi


					Kapolsek Cikole Kompol Ma'ruf Moerdianto (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai penangkapan tersangka E (47), pria yang diduga membunuh kekasihnya, R (53), di sebuah kamar hotel di Jalan Stasiun, Sukabumi, usai hasil autopsi memastikan adanya tindak kekerasan leher. Perbesar

Kapolsek Cikole Kompol Ma'ruf Moerdianto (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media mengenai penangkapan tersangka E (47), pria yang diduga membunuh kekasihnya, R (53), di sebuah kamar hotel di Jalan Stasiun, Sukabumi, usai hasil autopsi memastikan adanya tindak kekerasan leher.

JENTERANEWS.com — Aparat kepolisian berhasil mengungkap tabir misteri kematian seorang perempuan berinisial R (53), yang ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Jalan Stasiun, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Selasa (23/6/2026).

Pelaku pembunuhan yang merupakan kekasih korban, seorang pria berinisial E (47), berhasil diringkus oleh pihak berwajib kurang dari 24 jam setelah laporan resmi kepolisian diterbitkan. Penangkapan ini menunjukkan respons cepat dan taktis dari kepolisian dalam menangani kasus yang awalnya minim indikasi tindak pidana tersebut.

Pada awalnya, penemuan jenazah R tidak memunculkan kecurigaan kuat akan adanya tindak pidana. Namun, penyelidikan mengambil arah yang berbeda secara drastis setelah tim dokter forensik mengeluarkan hasil autopsi yang telah disetujui oleh pihak keluarga korban.

Kapolsek Cikole Polres Sukabumi Kota, Kompol Ma’ruf Moerdianto, mengungkapkan bahwa hasil forensik menjadi kunci utama terungkapnya kasus ini.

“Setelah autopsi, baru diduga kuat ada kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dari keterangan saksi ahli forensik, dinyatakan korban meninggal karena ada kekerasan di rongga leher, dicekik sehingga ada bagian tulang yang patah,” ungkap Kompol Ma’ruf.

Mendapati fakta tersebut, kepolisian langsung bergerak cepat. Kompol Ma’ruf menginstruksikan pembentukan dua tim khusus—satu dipimpin oleh Kanit Reskrim dan satu lagi dipimpin langsung oleh dirinya—untuk memburu pelaku yang pelacakannya mengarah kuat kepada kekasih korban, E.

Berdasarkan pengumpulan keterangan saksi dan bukti di lapangan, tim gabungan mulai memantau pergerakan E secara intensif. Pelaku akhirnya berhasil disergap pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Dalam proses penangkapan tersebut, pelaku tidak memberikan perlawanan, sehingga proses pengamanan berjalan lancar. Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa E sedang dalam upaya melarikan diri ke luar pulau.

“Alhamdulillah setelah timbul laporan polisi, kurang dari 1×24 jam kami bisa mengamankan terduga pelaku. Tersangka berencana kabur ke Bengkulu dengan dalih mencari pekerjaan. Namun sebelum berhasil melarikan diri lebih jauh, yang bersangkutan sudah kami amankan,” tegas Ma’ruf.

Saat ini, tersangka E telah dibawa ke markas kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik terus mendalami keterangan pelaku guna mengungkap motif utama serta merangkai kronologi lengkap dari peristiwa tragis yang merenggut nyawa R tersebut.

Kasus ini menjadi bukti nyata pentingnya ketelitian dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta krusialnya peran ilmu forensik dalam memastikan penyebab kematian yang tidak wajar. Kepolisian berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas agar keadilan bagi korban dan keluarganya dapat ditegakkan.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Tegaskan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Ribuan Petugas Diterjunkan

26 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bupati Sukabumi, Asep Japar (kanan), memukul gong sebagai tanda diresmikannya pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Kamis (25/6/2026). Pemkab Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh BPS dengan menerjunkan 2.600 petugas guna memetakan kekuatan ekonomi riil masyarakat. (

Edarkan Ribuan Butir Hexymer, Seorang Karyawan Honorer di Sukabumi Diringkus Polisi

26 Juni 2026 - 08:53 WIB

Barang bukti ribuan pil Hexymer dan satu unit telepon genggam yang diamankan dari tersangka FA oleh Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota. Foto: Humas Polri.

Serap Aspirasi Warga Parungseah, Anggota DPRD Jabar A Yamin Komitmen Perjuangkan Sektor Pertanian dan Infrastruktur

26 Juni 2026 - 08:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, A Yamin, S.I.P. (tengah), memberikan pemaparan dan berdialog langsung dengan warga untuk menampung aspirasi terkait BPJS, infrastruktur, dan pertanian dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/6/2026).

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Trending di Sukabumi