JENTERANEWS.com— Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah panggung di Kampung Cibangbara, RT 01/02, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (29/6/2026) dini hari. Rumah berukuran 6×5 meter tersebut diketahui milik seorang lansia bernama Ibu Emah (85).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Saat api mulai mengamuk, korban sedang berada di dalam rumah seorang diri, lantaran anak dan cucunya kebetulan sedang tidak ada di rumah.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa api dengan cepat melalap seluruh bangunan yang didominasi material kayu.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, pemilik rumah, Ibu Emah, mengalami luka bakar ringan di bagian punggung dan tangan,” ujar Ahmad dalam keterangan resminya.
Ahmad menambahkan, korban langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat oleh warga sekitar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementara dipicu oleh adanya arus pendek atau korsleting listrik. Seluruh bangunan dilaporkan habis tidak tersisa, sementara nilai total kerugian material hingga saat ini masih dalam proses pengkajian oleh pihak terkait. Kobaran api sendiri berhasil dipadamkan oleh masyarakat setempat secara gotong-royong dengan menggunakan alat seadanya, di bawah kondisi cuaca yang terpantau mendung.
Pihak P2BK Nyalindung baru menerima laporan dari perangkat desa pada pagi harinya, sekira pukul 05.30 WIB. Pasca-menerima informasi, petugas langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Neglasari, pihak Kecamatan Nyalindung, Koramil, serta Polsek setempat.
Tim gabungan yang terdiri dari unsur kecamatan, pemdes, Babinsa, dan P2BK segera meluncur ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, sekaligus memberikan imbauan kepada warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Saat ini, korban yang kehilangan tempat tinggal sangat membutuhkan bantuan darurat, terutama berupa sandang, pangan, dan kebutuhan dasar hidup sehari-hari.
Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa laporan ini merupakan data awal yang bersifat sementara. Jika terdapat perkembangan situasi atau tambahan informasi terbaru dari hasil peninjauan lanjutan di lapangan, data akan segera diperbarui dan dilaporkan kembali.(*)
Kor : Dikdik















