Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Jun 2026 12:48 WIB

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Optimalkan Teknologi Digital untuk Perluasan Pasar


					Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memberikan pemaparan mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi dalam acara sosialisasi transformasi digital UMKM yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi di Hotel Grand Permata Hijau, Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026). Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memberikan pemaparan mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi dalam acara sosialisasi transformasi digital UMKM yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi di Hotel Grand Permata Hijau, Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026).

JENTERANEWS.com— Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menekankan urgensi pemanfaatan teknologi bagi kemajuan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara sosialisasi pemberdayaan masyarakat terkait transformasi digital UMKM yang diselenggarakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Bakti Komdigi) di salah satu hotel berbintang di Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026).

Kegiatan sosialisasi yang mengusung tema inovasi, adaptasi, dan akselerasi digital ini menjadi momentum bagi H. Andreas untuk membagikan pengalaman pribadinya mengenai dampak positif teknologi. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati, ia merupakan seorang pengusaha di bidang properti yang telah merasakan langsung bagaimana teknologi mampu mendongkrak penjualan secara signifikan.

“Saya berlatar belakang sebagai pengusaha properti, khususnya perumahan. Suatu waktu, saya pernah memasarkan perumahan yang dibangun dengan memanfaatkan teknologi. Melalui pemanfaatan tersebut, 400 unit rumah laku terjual hanya dalam waktu satu hari,” ungkap H. Andreas.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa efektivitas teknologi semakin terasa nyata di tengah masa pandemi Covid-19. Saat banyak sektor bisnis mengalami penurunan akibat pembatasan aktivitas fisik, bisnis propertinya justru mencatatkan tren positif melalui optimalisasi pemasaran digital (digital marketing).

Berdasarkan rekam jejak tersebut, H. Andreas meyakini bahwa teknologi memiliki kekuatan besar bagi dunia usaha, terutama dalam memutus batasan ruang dan waktu sehingga promosi produk dapat menjangkau pasar global.

“Teknologi itu luar biasa dampaknya ketika dikelola secara positif. Di Kabupaten Sukabumi sendiri, sudah banyak UMKM yang berhasil go international berkat pemanfaatan teknologi,” tambahnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa kunci utama dari kesuksesan di era modern adalah kemampuan untuk beradaptasi. Menurutnya, pelaku usaha yang akan bertahan dan menjadi juara bukanlah yang paling pintar, melainkan yang paling tanggap terhadap perubahan zaman. Ia mengajak seluruh pelaku UMKM yang hadir untuk memanfaatkan ilmu yang didapat dari forum tersebut demi memajukan perekonomian negara.

Senada dengan pernyataan Wakil Bupati, Dewan Pengawas Bakti Komdigi, Arfa Gunawan, menyatakan bahwa kemajuan teknologi merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, Bakti Komdigi hadir sebagai fasilitator untuk mempercepat akselerasi dan transformasi digital di tengah masyarakat.

“Kemajuan teknologi sudah merupakan keharusan. Namun perlu diingat, teknologi merupakan tool atau alat bantu manusia untuk menjadikan pekerjaan lebih mudah, dan tidak bisa menggantikan peran manusia dalam beberapa hal esensial,” tegas Arfa.

Ia menambahkan, dari perspektif UMKM, teknologi berfungsi vital dalam memperluas akses pasar dan mengoptimalkan penjualan karena sifatnya yang dapat diakses dari seluruh belahan dunia.

“Kami berharap melalui program ini, masyarakat dapat segera bertransformasi secara digital dan terbantu untuk mencapai kinerja yang lebih maju dan inovatif,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Rumah Panggung Lansia Hangus Rata dengan Tanah

29 Juni 2026 - 13:01 WIB

pemandangan menyedihkan di Kampung Cibangbara, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi. Gambar ini menangkap totalitas kehancuran rumah panggung milik Ibu Emah (85), yang kini hanya berupa tumpukan puing-puing kayu yang hangus, blok beton yang menghitam, dan logam yang terdistorsi. Foto ini diambil pada pagi hari, Senin (29/6/2026),

Tragedi Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi: Korban Trauma Berat, Polisi Terapkan UU Peradilan Pidana Anak

27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Puncak Peringatan HUT ke-75 IBI: Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Strategis Bidan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

27 Juni 2026 - 18:46 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (kanan depan), secara simbolis memegang plakat Santunan Bantuan Pembangunan Perumahan Korban Bencana Alam senilai Rp50.000.000 dari Forum Silaturahmi Lintas Profesi Kesehatan (Forsilipro) pada acara Puncak Peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Augusta Cikukulu, Sabtu (27/6/2026). Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dan kepedulian sosial tenaga kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Ratusan Massa “Akbar 2626” Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Tagih Janji Hak Angket dan Pemakzulan Wali Kota

27 Juni 2026 - 18:31 WIB

orator dari massa Aksi Bela Rakyat (Akbar) 2626 tengah menyampaikan orasi terkait tuntutan hak angket dan pemakzulan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dari atas mobil komando di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (26/6/2026).

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kabandungan Sukabumi, 6 Jiwa Mengungsi

27 Juni 2026 - 09:59 WIB

Petugas gabungan dari P2BK Kabandungan dan unsur lainnya meninjau kondisi interior rumah yang terdampak kebakaran di Kampung Pajagan Girang, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/6). Terlihat bagian bangunan yang hangus dan sisa barang rumah tangga yang terbakar. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

Nekat Merusak Sel dan Serang Petugas, Pelarian Tahanan Polsek Lengkong Berakhir di Lapas

26 Juni 2026 - 20:31 WIB

Trending di Sukabumi