Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Jul 2026 14:08 WIB

Sempat Hilang Empat Hari, Pria Asal Ciambar Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Cimunjul


					Lokasi penemuan jenazah Robi Ruliansyah (35) di aliran Sungai Cimunjul, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/7/2026). Korban yang ditemukan mengambang (disensor) ini sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari oleh pihak keluarga. Perbesar

Lokasi penemuan jenazah Robi Ruliansyah (35) di aliran Sungai Cimunjul, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/7/2026). Korban yang ditemukan mengambang (disensor) ini sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari oleh pihak keluarga.

JENTERANEWS.com  — Sesosok mayat laki-laki ditemukan di aliran Sungai Cimunjul, Kampung Barupaku, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (11/7/2026). Penemuan ini menggegerkan warga setempat, mengingat korban telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama empat hari.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Robi Ruliansyah (35), seorang warga Kampung Ciambar Babakan, Desa Ciambar.

Kapolsek Nagrak, Iptu Subit Sudrajat, memaparkan bahwa indikasi keberadaan jenazah sebenarnya telah diketahui sehari sebelum evakuasi dilakukan.

Berikut adalah rincian kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi:

  • Jumat (10/7/2026) Pukul 18.00 WIB: Seorang warga yang tengah memancing di aliran Sungai Cimunjul melihat sebuah benda menyerupai kepala manusia muncul di permukaan air. Namun, karena kawasan sungai tersebut kerap dianggap angker dan kondisi yang mulai gelap, saksi merasa takut dan mengira benda tersebut bukanlah tubuh manusia. Ia pun memilih untuk tidak mendekat.

  • Sabtu (11/7/2026): Saksi menceritakan pengalamannya kepada seorang teman. Keduanya kemudian memutuskan untuk kembali ke lokasi dan menyusuri aliran sungai.

  • Sabtu (11/7/2026) Pukul 15.00 WIB: Setelah memastikan bahwa benda tersebut adalah sesosok mayat laki-laki, kedua saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat.

“Mereka kembali ke lokasi dan menelusuri aliran sungai. Dari hasil penelusuran itulah ditemukan sesosok mayat laki-laki yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Iptu Subit.

Setelah menerima laporan, personel kepolisian dari Polsek Nagrak langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, dan mengevakuasi korban.

Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut, jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Korban kami bawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan pemeriksaan awal berupa visum luar. Kami juga memintai keterangan para saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga,” jelas Iptu Subit.

Dari hasil identifikasi dan pencocokan data di RSUD Sekarwangi, ayah kandung korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah benar putranya. Robi diketahui terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 21.30 WIB sebelum akhirnya putus kontak.

Terkait penyebab pasti kematian, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan penyelidikan lanjutan secara medis.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi karena telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan ingin korban segera dimakamkan. Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat bipolar atau kerap berhalusinasi,” pungkas Iptu Subit.

Usai proses administrasi dan visum luar selesai dilakukan, jenazah telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca