Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Okt 2026 05:47 WIB

Dorong Kesejahteraan Pengayuh Lansia, YGSN Serahkan Becak Listrik di Balai Kota Sukabumi


					Sejumlah warga dan aparat mencoba langsung unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan di Balai Kota Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Perbesar

Sejumlah warga dan aparat mencoba langsung unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan di Balai Kota Sukabumi, Minggu (18/10/2026).

JENTERANEWS.com — Sebanyak 40 unit becak listrik bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi disalurkan kepada para penarik becak di Kota Sukabumi, Jawa Barat. Bantuan yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) tersebut ditujukan untuk meringankan beban kerja para pengayuh becak, khususnya mereka yang telah memasuki usia lanjut.

Serah terima bantuan secara simbolis berlangsung di halaman Balai Kota Sukabumi pada Minggu (18/10/2026).

Direktur Operasional YGSN, Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Sudarwo Aris Nurcahyo, menyampaikan bahwa penyaluran kendaraan ramah lingkungan ini merupakan wujud nyata kepedulian Kepala Negara terhadap kesejahteraan masyarakat kecil.

“Ini satu implementasi kepedulian Presiden kita, Prabowo Subianto, untuk membantu seluruh penarik becak di Kota Sukabumi. Becak di Kota Sukabumi sudah ada sejak lama, dan hari ini untuk pertama kalinya dalam sejarah, penarik becak mendapatkan bantuan langsung dari Presiden secara gratis,” ujar Sudarwo dalam sambutannya.

Sudarwo menjelaskan, YGSN—di mana Presiden Prabowo bertindak sebagai pendiri sekaligus Ketua Dewan Penasihat—terus berkomitmen menghadirkan program sosial yang berdampak langsung. Program becak listrik ini dirancang khusus untuk mempermudah operasional warga yang tetap gigih mencari nafkah di tengah keterbatasan fisik akibat faktor usia.

Dengan bertambahnya 40 unit di Kota Sukabumi, total bantuan becak listrik yang telah disalurkan oleh YGSN di berbagai wilayah Indonesia kini mencapai 13.080 unit, dari sebelumnya tercatat sebanyak 13.040 unit.

Secara spesifikasi, becak listrik tersebut dirancang khusus untuk mendukung daya angkut dan mobilitas harian. Kendaraan ini mampu mengangkut hingga dua orang penumpang dengan jarak tempuh maksimal sekitar 30 kilometer dalam sekali pengisian daya. Adapun proses pengisian daya baterai membutuhkan waktu kurang lebih empat jam.

Guna menjamin keandalan armada, armada becak listrik ini diproduksi dengan dukungan garansi kerusakan selama satu tahun dari produsen pertahanan nasional, PT Pindad.

“Jika terjadi kendala teknis dalam operasional harian, para penerima bantuan dapat berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan setempat untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Sudarwo.

Ia juga menegaskan secara keras agar bantuan ini dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak dialihtangankan.

“Bantuan becak listrik ini tidak boleh diperjualbelikan maupun disewakan, karena sepenuhnya diperuntukkan bagi penerima manfaat yang telah terdata dan ditentukan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyambut hangat dan mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat terhadap warga Kota Sukabumi. Menurutnya, penanganan masalah sosial seperti kemiskinan dan pengangguran membutuhkan sinergi serta kolaborasi lintas sektor.

Ayep menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen menyelesaikan persoalan penanggulangan kemiskinan secara struktural, yakni melalui integrasi kebijakan, penguatan program di tingkat perangkat daerah, hingga pelibatan aktif kalangan pengusaha.

“Kolaborasi lintas pihak seperti ini sangat krusial. Kami berharap kehadiran armada becak listrik ini tidak hanya membantu meringankan beban fisik para penarik becak, tetapi juga turut mendongkrak taraf ekonomi keluarga penerima manfaat,” pungkas Ayep.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Perkebunan Ciemas Sukabumi

18 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Petugas Satreskrim Polres Sukabumi mengawal terduga pelaku pembunuhan wanita di Ciemas, RA, saat digiring menuju Mapolres Sukabumi, Minggu (18/10/2026). RA ditangkap petugas saat bersembunyi di saung perkebunan wilayah Desa Cibenda, Ciemas.

DPRD dan Pemkab Sukabumi Bahas Raperda SOTK, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik hingga Penataan Tata Ruang

14 Oktober 2026 - 22:21 WIB

suasana Rapat Paripurna ke-26 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026 yang berlangsung pada hari Rabu (14/10/2026).

TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Sasar Sarana Ibadah, Renovasi Masjid Al-Barokah Mulai Direalisasikan

14 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Anggota TNI dari Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama warga bahu-membahu membongkar dan merenovasi atap Masjid Al-Barokah di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/10/2026).

DPRD dan Bupati Sukabumi Resmi Sepakati Raperda APBD TA 2027 Jadi Perda

13 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar bersama pimpinan DPRD menunjukkan naskah kesepakatan bersama atas Raperda APBD TA 2027 pada Rapat Paripurna ke-25, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Palabuhanratu, Selasa (13/10/2026). Di latar belakang tampak agenda rapat yang mencakup evaluasi Perubahan APBD 2026 dan Raperda SOTK.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca