Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Okt 2026 22:17 WIB

Kecelakaan Diduga Rem Blong di Turunan Cisarakan Sukabumi: Truk Box Tabrak Tebing, Dua Korban Luka-luka


					Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan. Perbesar

Kondisi truk box bernomor polisi F 8303 NM tampak ringsek parah pada bagian depan setelah membanting setir dan menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/10/2026). Insiden yang diduga dipicu rem blong ini menyebabkan kendaraan terguling dan sempat menutup total akses jalan.

JENTERANEWS.com — Kecelakaan lalu lintas tunggal dan beruntun terjadi di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (26/10/2026) siang. Insiden yang melibatkan satu unit truk box bermuatan pupuk dan sebuah minibus ini diduga akibat kegagalan fungsi pengereman (rem blong) pada medan jalan yang menurun dan berkelok.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB. Kecelakaan bermula ketika truk box dengan nomor polisi F 8303 NM melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Muhamad Jahuri Nor (43), seorang warga Jepara, Jawa Tengah, dengan didampingi oleh seorang penumpang bernama Gery Leonard Lahema (34), warga Sidoarjo, Jawa Timur.

“Setibanya di tempat kejadian melintasi turunan berkelok, diduga sistem pengereman kurang berfungsi dengan baik, kemudian hilang kendali,” ujar Ipda Wangsit dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).

Akibat laju truk yang tidak terkendali di jalur menurun, pengemudi kehilangan kemampuan untuk menguasai kendaraan. Truk tersebut sempat menyeruduk bagian samping belakang sebelah kanan sebuah mobil Toyota Avanza berpelat nomor F 1225 UV yang dikemudikan oleh Hendi Suhendi (61), warga Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Menyadari situasi kian berbahaya dan berisiko terjun ke jurang, pengemudi truk berinisiatif membanting setir ke arah kanan jalan. Truk akhirnya menghantam keras dinding tebing sebelum akhirnya terguling dan melintang di badan jalan.

Benturan keras tersebut menyebabkan bodi samping belakang kanan mobil Toyota Avanza mengalami kerusakan ringsek. Sementara itu, posisi truk yang terguling sempat menutup total akses utama lalu lintas dari Palabuhanratu menuju Cikidang. Guna mengurai kemacetan, pihak kepolisian terpaksa mengalihkan arus lalu lintas kendaraan melalui jalur alternatif Jalan Cikeong.

Tim SAR gabungan bersama warga setempat segera bergerak cepat mengevakuasi para korban ke RSUD Palabuhanratu. Berdasarkan data kepolisian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, kedua awak truk mengalami luka-luka serius:

Muhamad Jahuri Nor (Sopir): Mengalami luka berat meliputi patah kaki kanan, luka terbuka pada kaki, cedera kepala, patah jari kaki, serta luka robek di bagian dagu dan kepala.

Gery Leonard Lahema (Penumpang): Mengalami patah tulang tangan kanan, luka sobek di kepala, lecet di sekujur tubuh, serta lebam di wajah.

“Satu orang mengalami luka berat dan satu orang lainnya mengalami luka ringan. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut,” tambah Wangsit.

Pihak kepolisian memperkirakan total kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan dan fasilitas umum dalam kecelakaan ini mencapai Rp25.000.000. Saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi bangkai kendaraan selesai dilakukan.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polres Sukabumi Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2026

26 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jajaran personel Polres Sukabumi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2026 di Lapangan Mako Polres Sukabumi, Senin (26/10/2026).

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca