JENTERANEWS.com – Pemerintah Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, kini bisa bernapas lega. Akses vital warga yang sebelumnya terbatas, kini terbuka lebar dengan diresmikannya Jembatan Amal Jariyah (JEMARI) di Kampung Cisepat, RT 003/005, Dusun Bojong Limus, Desa Cibaregbeg.
Peresmian infrastruktur strategis ini merupakan buah kolaborasi antara PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui Majelis Taklim (MT) XLSMART bersama Yayasan Masjid Nusantara. Kehadiran jembatan ini menjadi solusi konkret atas masalah konektivitas yang selama ini dirasakan masyarakat setempat.
Kepala Desa Cibaregbeg, Ujang Rahman, menyambut antusias rampungnya pembangunan jembatan ini. Ia menegaskan bahwa infrastruktur tersebut memegang peranan krusial bagi mobilitas warganya.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan akses vital penghubung antara Desa Cibaregbeg dengan Desa Puncak Manggis. Kehadirannya sangat dinantikan untuk mempermudah aktivitas harian warga kami,” ungkap Ujang Rahman.
Jembatan permanen dengan spesifikasi panjang 36 meter dan lebar 1,5 meter ini dibangun dengan konstruksi yang kokoh dan aman. Pembangunan ini diproyeksikan akan memberikan dampak langsung bagi sekitar 560 jiwa dari 350 Kepala Keluarga (KK) di kedua desa yang sebelumnya mengalami kesulitan akses atau terisolasi.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Sukabumi, Asep Japar, yang hadir langsung dalam peresmian tersebut (28/9). Menurut Bupati, langkah Pemdes Cibaregbeg yang proaktif menjalin sinergi dengan pihak swasta dan lembaga sosial patut dicontoh.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi yang diinisiasi oleh MT XLSMART ini. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini sangat vital dan sejalan dengan prioritas kami untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, akses pendidikan, dan layanan kesehatan,” tegas Asep Japar.
Sementara itu, Chief Enterprise Business Solutions XLSMART sekaligus Ketua MT XLSMART, Feby Sallyanto, dalam keterangannya pada Kamis (2/10/2025), menjelaskan filosofi di balik bantuan tersebut.
“Kami meyakini bahwa akses yang aman adalah hak dasar setiap unsur masyarakat. Jembatan wakaf ini adalah investasi kemanusiaan yang kami harapkan dapat membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Sukabumi, khususnya di Desa Cibaregbeg,” tutur Feby.
Dengan adanya jembatan baru ini, Pemerintah Desa Cibaregbeg berharap roda perekonomian warga dapat berputar lebih cepat dan akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan menjadi jauh lebih aman.(*)















