Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Sep 2026 07:55 WIB

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Cari Formula Pertahankan UHC di Tengah Keterbatasan Fiskal


					Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan Cari Formula Pertahankan UHC di Tengah Keterbatasan Fiskal Perbesar

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merumuskan strategi efisiensi pembiayaan guna memelihara keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah kolaboratif ini diambil di tengah penyesuaian belanja daerah demi memastikan cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan optimal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa efisiensi fiskal yang tengah dialami pemerintah daerah menuntut terobosan baru dalam pengelolaan jaminan kesehatan. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk terus menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.

“Di tengah efisiensi yang lumayan besar, kami berharap ada solusi terbaik untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” kata Ade, Rabu (23/9/2026).

Ade menjelaskan, strategi utama yang kini dibahas bersama BPJS Kesehatan berfokus pada penguatan rekrutmen peserta baru serta reaktivasi kepesertaan yang nonaktif. Menurutnya, pendekatan ini sangat krusial untuk mempertahankan kriteria UHC tanpa melampaui kapasitas fiskal daerah.

“Bagi Pemkab Sukabumi, tantangan ke depan bukan hanya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap jaminan kesehatan, melainkan juga mencari skema yang memungkinkan program berjalan secara berkelanjutan sesuai kapasitas keuangan daerah,” lanjutnya.

Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah V Jawa Barat, Sawal Sami Tarigan, mengutarakan bahwa pemeliharaan status UHC membutuhkan tanggung jawab bersama. Menurut Sawal, kondisi keuangan daerah senantiasa menjadi pertimbangan mendasar dalam menentukan pola pembiayaan dan manajemen kepesertaan.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sukabumi, Nora D Manurung. Ia menyatakan bahwa keberhasilan program strategis nasional JKN memerlukan sinergi menyeluruh dari seluruh elemen ekosistem, meliputi pemerintah, pelaku usaha, peserta, media massa, hingga akademisi demi menjaga kesinambungan jaminan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.(*)

Reporter: Ijus

Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Lahan Kebun Bambu Seluas 1 Hektar di Pabuaran Sukabumi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan

23 September 2026 - 20:01 WIB

Petugas Damkar

Dugaan Penguasaan Alsintan Viral di Medsos, Petani Milenial Sukabumi Minta Pemkab Turun Tangan

23 September 2026 - 19:25 WIB

Tangkapan layar dari video viral di TikTok menunjukkan seorang perwakilan petani milenial Sukabumi menyampaikan permohonan terbuka kepada Bupati dan Kepala Dinas Pertanian Sukabumi.

Kebun Bambu Sinarbentang Terbakar Siang Bolong, Tim Gabungan Jinakkan Api

23 September 2026 - 16:18 WIB

Sisa kepulan asap dan lahan bambu yang menghitam pasca-kebakaran di Kampung Cibodas, Desa Sinarbentang, Sagaranten, Sukabumi, Rabu (23/9/2026).

Peras Ketua Kelompok Tani Berkedok LSM KPK, Dua Pria di Sukabumi Ditetapkan Sebagai Tersangka

23 September 2026 - 16:04 WIB

Barang bukti berupa lencana 'KPK' palsu dan sejumlah kartu identitas yang disita Satreskrim Polres Sukabumi dari dua tersangka pemerasan berkedok anggota LSM terhadap ketua kelompok tani di Kabupaten Sukabumi. Di latar belakang tampak suasana ruang pemeriksaan di Mapolres Sukabumi.

Ulah Anak-Anak Bermain Petasan Picu Kebakaran Lahan di Cidadap Sukabumi

23 September 2026 - 15:32 WIB

Situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melibatkan rumpun bambu di wilayah Cidadap, Sukabumi, Rabu (23/9). Api yang dipicu oleh petasan yang dilempar ke vegetasi ini berhasil dikendalikan oleh tim gabungan P2BK dan masyarakat dalam waktu satu jam.

Bentrok Mediasi Ormas di Sukalarang Berujung Pemb4c*kan, Polisi Amankan Lima Orang

23 September 2026 - 15:23 WIB

Detik-detik konfrontasi fisik antara sekelompok pria terekam kamera. Seorang pria terlihat mengangkat benda tumpul.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca