JENTERANEWS.com – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap rumah ibadah kembali ditunjukkan oleh generasi muda di Kabupaten Sukabumi. Komunitas Pemuda GEMAS (Gerakan Membersihkan Masjid) menggelar aksi sosial berupa pembersihan total dan pengecatan masjid yang berlokasi di Kampung Cibereum, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (13/12/2025).
Pantauan di lokasi, sejumlah pemuda tampak antusias membagi tugas. Sebagian melakukan pengecatan dinding luar masjid agar terlihat kembali cerah, sementara yang lain membersihkan area dalam, mulai dari menyapu, mengepel, hingga merapikan fasilitas ibadah. Kegiatan ini merupakan realisasi dari visi komunitas untuk menciptakan kenyamanan bagi jemaah dalam beribadah.

WAJAH BARU: Musholla di Kp. Cibereum yang asalnya terlihat kusam, kini tampak bagus dan segar dengan warna hijau cerah setelah dicat ulang melalui aksi gotong royong Komunitas Pemuda GEMAS, Sabtu (13/12/2025).
Ketua Komunitas Pemuda GEMAS, Latip Permana, menjelaskan bahwa GEMAS bukan sekadar perkumpulan biasa, melainkan wadah bagi para pemuda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap aspek keagamaan dan sosial.
“Komunitas ini resmi kami bentuk pada tahun 2022 dengan tujuan utama menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang mulai pudar, serta meningkatkan kesadaran generasi muda untuk aktif menjaga dan memuliakan rumah ibadah,” ujar Latip di sela-sela kegiatan.
Latip menambahkan, keberlanjutan dan kesuksesan setiap agenda GEMAS tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia secara khusus menyebut peran vital Penasihat GEMAS, Herry Sobar Winara, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar.
“Alhamdulillah, setiap kegiatan kami selalu mendapat dorongan penuh dari Penasihat kami, Bapak Herry Sobar Winara. Dukungan beliau menjadi motivasi tersendiri bagi rekan-rekan untuk terus bergerak,” tambahnya.
Selama ini, Pemuda GEMAS telah melakukan berbagai aksi nyata, mulai dari pembersihan rutin area masjid, pengecatan ulang bangunan yang kusam, perawatan fasilitas wudhu, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Uniknya, seluruh kegiatan ini murni dilaksanakan secara sukarela dan penuh keikhlasan tanpa mengharap imbalan materi.
Terkait pendanaan, Latip mengungkapkan bahwa operasional kegiatan bersumber dari kemandirian anggota melalui iuran rutin, serta dukungan para donatur dan relawan yang bersimpati terhadap gerakan ini.
“Dengan semangat kebersamaan, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata. Kami ingin masjid tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga makmur sebagai pusat kegiatan umat,” tegasnya.
Menutup wawancara, Latip menyampaikan harapannya untuk masa depan komunitas dan dampaknya bagi lingkungan sekitar.
“Kami berharap kehadiran GEMAS dapat menjadi pemantik bagi pemuda di wilayah lain untuk melakukan hal serupa. Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan kenyamanan bagi warga Kampung Cibereum dalam beribadah, dan menjadi ladang amal bagi seluruh anggota yang terlibat,” pungkas Latip.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam membawa perubahan positif, khususnya dalam menjaga nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.(*)
Editor: Hamjah















