Menu

Mode Gelap

Laporan : Rudi · 13 Feb 2026 07:02 WIB

Dukung Kemandirian Energi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House di Simpenan


					Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), mencicipi makanan yang dimasak menggunakan energi biogas pada peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Instalasi ini mengolah limbah dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi energi bersih untuk kebutuhan memasak. Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), mencicipi makanan yang dimasak menggunakan energi biogas pada peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Instalasi ini mengolah limbah dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi energi bersih untuk kebutuhan memasak.

JENTERANEWS.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, secara resmi menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya (Solar Dryer House) di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026).

Fasilitas inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, DPRD, dan Yayasan Rumah Energi melalui Program Pro Women 3 yang telah berjalan intensif di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya selama satu tahun terakhir.

Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, Sumanda Tondang, mengungkapkan bahwa instalasi di Simpenan ini menjadi pionir di Indonesia karena mengintegrasikan reaktor biogas secara langsung dengan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Limbah dapur MBG yang mencapai sekitar 80 kilogram per hari kini tidak lagi terbuang sia-sia. Semuanya diolah menjadi biogas yang mampu menyuplai energi memasak hingga lima jam setiap harinya,” jelas Sumanda.

Langkah ini dinilai sebagai solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah organik sekaligus menekan biaya operasional penyediaan konsumsi bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap integrasi teknologi tersebut. Menurutnya, langkah ini sangat relevan dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat pedesaan saat ini.

“Kami di legislatif sangat mendukung inovasi seperti ini. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menciptakan kemandirian energi di tingkat desa. Pemanfaatan limbah dapur menjadi energi dan pupuk cair adalah solusi cerdas untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil,” ujar Budi Azhar.

Selain sektor energi, Budi menekankan pentingnya teknologi Solar Dryer House bagi sektor pertanian, khususnya bagi petani bawang di Desa Loji. Dengan alat pengering bertenaga surya, petani diharapkan dapat menjaga kualitas hasil panen tanpa harus bergantung pada kondisi cuaca.

Budi Azhar menambahkan bahwa keberhasilan Kabupaten Sukabumi dalam mencapai swasembada pangan—yang baru-baru ini mendapat apresiasi dari Presiden—harus terus diperkuat dengan inovasi serupa di berbagai wilayah.

“Limbah dari program Makan Bergizi Gratis harus dikelola dengan baik agar bisa kembali mendukung sektor pertanian, misalnya melalui pupuk cair hasil turunan biogas. DPRD akan terus mengawal agar program seperti Pro Women 3 ini bisa direplikasi di kecamatan lain,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan prosesi penyerahan pupuk cair organik hasil olahan biogas dari Yayasan Rumah Energi kepada Ketua DPRD. Sebagai timbal balik, para petani dari Desa Loji menyerahkan hasil panen bawang mereka sebagai bukti nyata keberhasilan integrasi energi terbarukan dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi standar baru bagi desa-desa lain di Kabupaten Sukabumi dalam mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan dan mandiri.(*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Modus Baru Kelabui Petugas: Sabu Diselundupkan dalam Potongan Kabel Listrik, Karyawan Swasta di Sukabumi Dibekuk

13 Februari 2026 - 15:37 WIB

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota, yang mengenakan sarung tangan hitam, menunjukkan barang bukti berupa potongan kabel listrik berwarna putih yang telah dimodifikasi. Di tangan petugas, terlihat satu potongan kabel yang telah dibuka ujungnya, memperlihatkan isinya (diduga sabu). Momen ini direkam oleh sejumlah awak media menggunakan ponsel dan kamera saat konferensi pers. Latar belakang menunjukkan deretan barang bukti kabel serupa dan alat bukti lainnya di atas meja.

Kebakaran Hebat Landa Cimanggu Sukabumi: Tiga Rumah dan Kendaraan Warga Hangus Terbakar

11 Februari 2026 - 23:04 WIB

UPAYA PEMADAMAN: Petugas Damkar bersama unsur Muspika dan relawan tengah melakukan pendinginan sisa puing bangunan untuk memastikan api benar-benar padam di lokasi kejadian, Rabu (11/2/2026)

Dalih Ajak Jalan-Jalan, Oknum Penagih Bank Keliling Diduga Perkosa dan Ancam Bunuh Anak Nasabah di Sukabumi

10 Februari 2026 - 15:39 WIB

Ilustrasi: Dugaan kekerasan seksual yang dialami SS (18), anak nasabah bank keliling di Cicurug, Sukabumi, pada Sabtu (7/2/2026). Korban mengaku dipaksa dan diancam oleh terduga pelaku.

Perkuat Sinergi, DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Penyusunan Ranwal RKPD 2027 Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi

30 Januari 2026 - 07:07 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah kiri), bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah kanan), melakukan serah terima dokumen dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida, Palabuhanratu, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemetaan prioritas pembangunan daerah yang inklusif dan responsif.

Tragedi Makan Bergizi Gratis di Sukabumi: Tahu Berjamur Diduga Jadi Pemicu, Korban Keracunan Melonjak Jadi 22 Orang

29 Januari 2026 - 09:14 WIB

Sejumlah korban, yang terdiri dari siswa dan guru, menjalani perawatan medis di Puskesmas Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam (28/1/2026). Mereka dilarikan ke fasilitas kesehatan tersebut setelah mengalami gejala pusing dan mual usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi.

Si Jago Merah Mengamuk, Parantina Resto di Lingkar Selatan Sukabumi Ludes Terbakar

27 Januari 2026 - 18:09 WIB

Kebakaran hebat melanda Parantina Resto & Cafe di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (27/1/2026) sore. Api dengan cepat melahap bangunan yang didominasi material kayu tersebut, menyisakan puing-puing hangus. Foto diambil dari rekaman video warga yang melintas.
Trending di Laporan : Rudi