Menu

Mode Gelap

Laporan : Rudi · 30 Jan 2026 07:07 WIB

Perkuat Sinergi, DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Penyusunan Ranwal RKPD 2027 Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi


					Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah kiri), bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah kanan), melakukan serah terima dokumen dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida, Palabuhanratu, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemetaan prioritas pembangunan daerah yang inklusif dan responsif. Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah kiri), bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah kanan), melakukan serah terima dokumen dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida, Palabuhanratu, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pemetaan prioritas pembangunan daerah yang inklusif dan responsif.

JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mengawal arah kebijakan pembangunan daerah. Hal ini mengemuka saat legislatif bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersinergi dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Bale Pangripta Bapperida, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini mengusung tema strategis: “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata.” Fokus utama perencanaan ini dipastikan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta kebijakan pembangunan di tingkat pusat maupun provinsi.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, dalam sambutannya menekankan bahwa RKPD 2027 memiliki nilai krusial sebagai penjabaran tahun ketiga dari RPJMD 2025-2029. Menurutnya, dokumen ini adalah fondasi yang menentukan efektivitas alokasi program dan anggaran di masa mendatang.

“Kita harus memastikan perencanaan pembangunan dilakukan melalui pendekatan teknokratis, politis, dan partisipatif. Tujuannya jelas, agar menghasilkan RKPD yang inklusif, realistis, dan benar-benar responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat,” tegas Budi Azhar.

Dalam forum tersebut, Budi memaparkan sejumlah catatan strategis yang menjadi perhatian serius DPRD. Meskipun isu penguatan UMKM, pertanian, perikanan, hingga kesejahteraan guru P3K masuk dalam radar prioritas, sektor infrastruktur tetap menjadi sorotan utama.

“Berdasarkan serapan aspirasi, persoalan infrastruktur jalan dan drainase masih menjadi keluhan yang paling dominan di tengah masyarakat. Ini yang akan terus kita dorong agar mendapatkan porsi perhatian yang layak,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut dari rancangan awal ini, DPRD Kabupaten Sukabumi dijadwalkan akan melakukan penajaman data melalui agenda Reses Kesatu yang akan berlangsung pada 4-6 Februari 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap butir aspirasi warga di lapangan terakomodasi secara optimal dalam dokumen final RKPD.

Senada dengan legislatif, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menekankan pentingnya integrasi pembangunan lintas sektor. Ia berharap RKPD 2027 mampu mengonsolidasikan program-program prioritas demi efisiensi dan dampak yang langsung dirasakan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Ketua DPRD kembali mempertegas komitmen lembaga legislatif untuk menjaga harmonisasi dengan pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).


Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Dukung Kemandirian Energi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House di Simpenan

13 Februari 2026 - 07:02 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kiri), mencicipi makanan yang dimasak menggunakan energi biogas pada peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Instalasi ini mengolah limbah dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi energi bersih untuk kebutuhan memasak.

Kebakaran Hebat Landa Cimanggu Sukabumi: Tiga Rumah dan Kendaraan Warga Hangus Terbakar

11 Februari 2026 - 23:04 WIB

UPAYA PEMADAMAN: Petugas Damkar bersama unsur Muspika dan relawan tengah melakukan pendinginan sisa puing bangunan untuk memastikan api benar-benar padam di lokasi kejadian, Rabu (11/2/2026)

Dalih Ajak Jalan-Jalan, Oknum Penagih Bank Keliling Diduga Perkosa dan Ancam Bunuh Anak Nasabah di Sukabumi

10 Februari 2026 - 15:39 WIB

Ilustrasi: Dugaan kekerasan seksual yang dialami SS (18), anak nasabah bank keliling di Cicurug, Sukabumi, pada Sabtu (7/2/2026). Korban mengaku dipaksa dan diancam oleh terduga pelaku.

Tragedi Makan Bergizi Gratis di Sukabumi: Tahu Berjamur Diduga Jadi Pemicu, Korban Keracunan Melonjak Jadi 22 Orang

29 Januari 2026 - 09:14 WIB

Sejumlah korban, yang terdiri dari siswa dan guru, menjalani perawatan medis di Puskesmas Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam (28/1/2026). Mereka dilarikan ke fasilitas kesehatan tersebut setelah mengalami gejala pusing dan mual usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga basi.

Si Jago Merah Mengamuk, Parantina Resto di Lingkar Selatan Sukabumi Ludes Terbakar

27 Januari 2026 - 18:09 WIB

Kebakaran hebat melanda Parantina Resto & Cafe di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (27/1/2026) sore. Api dengan cepat melahap bangunan yang didominasi material kayu tersebut, menyisakan puing-puing hangus. Foto diambil dari rekaman video warga yang melintas.

Wajah Baru Kantor Kecamatan Ciemas: Bupati Asep Japar Resmikan Gedung, Tekankan Layanan Publik yang Cepat dan Transparan

26 Januari 2026 - 15:55 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah, berseragam dinas cokelat), bersama Camat Ciemas dan tokoh masyarakat, melakukan prosesi gunting pita di depan pintu masuk utama Kantor Kecamatan Ciemas yang baru selesai direhabilitasi, Senin (26/1/2026). Peresmian ini menandai dimulainya penggunaan gedung baru dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih ramah, cepat, dan transparan bagi masyarakat.
Trending di Laporan : Rudi