Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Sep 2026 19:37 WIB

Hujan Es dan Puting Beliung Terjang Cicurug Sukabumi, Fasilitas SMPN 2 Rusak Parah


					Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek. Perbesar

Kondisi halaman SMPN 2 Cicurug yang berantakan dengan puing-puing berserakan setelah diterjang hujan deras dan angin puting beliung pada Rabu (30/9/2026). Tampak ring basket di sebelah kiri dan tanah yang basah becek.

JENTERANEWS.com — Hujan deras disertai angin puting beliung dan es menerjang wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (30/9/2026) sore sekitar pukul 13.40 WIB. Fenomena cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada sejumlah fasilitas bangunan di SMPN 2 Cicurug, Jalan Leuwinanggung, Desa Purwasari.

Berdasarkan pendataan awal di lokasi, kerusakan melanda ruang kelas 7D, 7E, 9C, 9D, dan 9E, ruang Bimbingan Konseling (BK), laboratorium IPA, hingga fasilitas kamar mandi. Kerusakan terparah terjadi pada area toilet siswa kelas 7, di mana seluruh konstruksi atap terlepas disapu angin. Sementara itu, ruang BK dan kelas 9D mengalami bocor parah akibat genteng yang bergeser dan pecah.

Operator SMPN 2 Cicurug, Sandi Zulhikmawan, menuturkan bahwa cuaca ekstrem datang secara mendadak saat jajaran guru dan staf sekolah sedang menggelar rapat internal di dalam ruangan.

“Anak-anak mayoritas sudah dipulangkan pukul 13.00 WIB karena ada agenda rapat mendadak. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh, angin besar, dan hujan badai. Saat kami lihat ke luar, ternyata hujannya disertai butiran kristal es,” ujar Sandi.

Mendengar gemuruh angin, para peserta rapat berhamburan keluar. Petugas sekolah dengan sigap langsung mengevakuasi sejumlah siswa yang masih bertahan di area sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler menuju lokasi yang lebih aman di bagian depan gedung.

Dahsyatnya hempasan angin juga menerbangkan selembar material atap baja ringan berukuran besar yang mendadak mendarat di halaman sekolah. Kerangka atap tersebut dipastikan bukan berasal dari bangunan sekolah, melainkan terlempar dari kawasan GOR Cicurug yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

Menindaklanjuti dampak bencana tersebut, pejabat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi langsung melakukan peninjauan lokasi bersama pihak sekolah untuk menginventarisasi kerusakan dan memastikan keamanan lingkungan belajar.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan siswa dan percepatan pemulihan sarana prasarana, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di SMPN 2 Cicurug diputuskan untuk dihentikan sementara.

“Hasil koordinasi antara Kepala Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kasi yang meninjau lokasi, disepakati kegiatan belajar mengajar diliburkan selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat. Fokus saat ini adalah pembersihan dan perbaikan material bangunan,” tutup Sandi.(*)

Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Paripurnakan Raperda APBD 2027, Belanja Daerah Diproyeksikan Rp4,24 Triliun

30 September 2026 - 18:15 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (kiri), Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali (tengah), dan Wakil Ketua I DPRD Yudha Sukmagara (kanan) menghadiri Rapat Paripurna Raperda APBD 2027 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (30/9/2026).

Resmi Bertugas, Kapolsek Sagaranten Ajak Stakeholder dan Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas

30 September 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Sagaranten, Sugiarto, S.I.P., M.M., saat memberikan imbauan kamtibmas dan mengajak sinergi seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polsek Sagaranten.

Kebakaran Kebun Jati Seluas 1 Hektare Ancam Pemukiman Warga di Simpenan Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Manual

29 September 2026 - 23:33 WIB

Kobaran api melalap kebun jati di Kampung Bojongkopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, Selasa (29/9/2026) malam.

Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan, JWI Sukabumi Raya Minta Disdik dan BKPSDM Tindak Tegas Oknum Guru

29 September 2026 - 22:22 WIB

Foto ilustrasi AI

Diduga Hirup Gas Beracun, Warga Nagrak Sukabumi Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur

29 September 2026 - 18:52 WIB

Proses evakuasi korban terjatuh ke dalam sumur oleh tim human rescue Damkarmat Kabupaten Sukabumi di Desa Nagrak Selatan, Selasa (29/9/2026).

Dinsos Sukabumi dan Tim Gabungan Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Kecamatan Cidadap

29 September 2026 - 10:10 WIB

Tim gabungan Dinsos, P2BK, Tagana, Satpol PP, dan pihak kecamatan menyerahkan paket sembako secara langsung kepada warga terdampak bencana di Desa Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca