Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Agu 2025 13:37 WIB

Inflasi di Kabupaten Sukabumi Tunjukkan Tren Menurun, Sekda Ungkap Hasil Rakor Bersama Kemendagri


					INFLASI MELANDAI: Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memaparkan hasil Rakor bersama Kemendagri terkait pengendalian inflasi daerah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan menstabilkan harga kebutuhan pokok. Perbesar

INFLASI MELANDAI: Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, saat memaparkan hasil Rakor bersama Kemendagri terkait pengendalian inflasi daerah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan menstabilkan harga kebutuhan pokok.

JENTERANEWS.com – Angka inflasi di Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren penurunan yang positif pada pekan terakhir bulan Agustus 2025. Kabar baik ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual pada Senin (25/8/2025).

Bertempat di Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rakor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, tersebut menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga, terutama dengan mengoptimalkan penyaluran pangan hasil panen lokal seperti beras.

Sekda Ade Suryaman memaparkan bahwa penurunan laju inflasi didorong oleh terkendalinya harga sejumlah komoditas pangan strategis. Hal ini tercermin dari data Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang juga menunjukkan pergerakan ke arah yang lebih baik.

“Angka inflasi Kabupaten Sukabumi pada minggu terakhir bulan Agustus ini menurun, terutama di komoditas beras, cabai, dan beberapa bahan pangan lain,” ungkap Ade Suryaman. “IPH kita juga mulai terlihat turun di minggu terakhir ini,” tambahnya.

Meskipun menunjukkan tren positif, Sekda mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan yang perlu segera diatasi. Salah satu tantangan utama adalah kewajiban bagi para pedagang untuk melaporkan data harga secara daring (online) melalui sistem yang telah disediakan. Menurutnya, proses digitalisasi ini belum sepenuhnya diadopsi oleh semua pelaku pasar.

“Para pedagang belum sepenuhnya memahami penggunaan sistem online tersebut. Namun, kami tidak tinggal diam,” jelasnya.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mengambil langkah proaktif dengan menerjunkan tim khusus ke lapangan.

“Tim dari pemerintah daerah juga akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pendampingan dan edukasi,” tegas Ade Suryaman. Langkah ini diambil untuk memastikan akurasi dan kelancaran data harga pangan yang menjadi acuan vital dalam pengambilan kebijakan pengendalian inflasi.

Pemerintah Daerah berharap tren penurunan inflasi ini dapat terus dipertahankan secara konsisten. “Kami optimis, dengan sinergi semua pihak dan intervensi yang tepat di lapangan, laju inflasi di Kabupaten Sukabumi dapat terus terkendali dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” tutupnya. (*)

Editor : Mia


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca