JENTERANEWS.com – Toyota Soluna, sedan kompak yang terkenal dengan ketangguhan mesin, efisiensi bahan bakar, dan kemudahan perawatan, ternyata memiliki beberapa “penyakit” yang sering menghantui para pemiliknya. Meskipun reputasinya sebagai mobil yang bandel dan sempat menjadi armada taksi pada era 2000-an, Soluna tetap memiliki titik lemah yang perlu diperhatikan.
Dedi Wahyudi, pemilik bengkel spesialis Soluna “Kandang Soluna” di Jati Asih, Bekasi, mengungkapkan tiga masalah utama yang sering ditemui pada mobil ini:
1. Kaki-kaki Ringkih:
- Kaki-kaki Soluna, dengan suspensi rigid yang sederhana, menjadi area yang paling rentan terhadap kerusakan.
- “Penyakit yang sering ditemui Soluna di kaki-kaki, ringkih kakinya, karena tipe suspensi rigid dan sederhana,” ujar Dedi.
- Gejala kerusakan kaki-kaki ditandai dengan bunyi “gluduk-gluduk” saat melewati jalan tidak rata atau menikung tajam.
- Komponen yang sering bermasalah antara lain long tie rod (tie rod, ball joint, rack end) dan karet bushing arm.
2. Delco Rembes:
- Masalah pada delco atau distributor juga sering ditemui, meskipun tidak sebanyak masalah kaki-kaki.
- “Delco, meskipun masalahnya yang ditemui enggak sebanyak di kaki-kaki, tapi lumayan banyak ada yang datang ke sini masalah Delco rembes,” ungkapnya.
- Delco yang bermasalah dapat menyebabkan mesin terasa brebet.
3. Packing Mesin dan Blok Transmisi:
- Seiring usia mobil yang sudah tua, packing dan blok mesin serta transmisi rentan mengalami keausan.
- Indikasi masalah ini adalah rembesan oli dari blok mesin atau transmisi.
- Kebocoran oli sebaiknya segera ditangani dengan mengganti packing yang rusak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Dengan mengetahui “penyakit” yang sering menghinggapi Toyota Soluna, para pemilik dapat melakukan perawatan preventif dan perbaikan yang tepat waktu untuk menjaga performa mobil kesayangan mereka.(*)














